SU4R4 B4NU4 NEWS – KAB.BANJAR -PERISTIWA terjungkalnya mobil minibus KIA Travello bermuatan bibit jagung di jalan Tans Bangkal -Tanah Bumbu, Desa Bunglai Kecamatan Aranio Kabupaten Banjar Sabtu, 1 Juni 2019 lalu, masih menyisakan sejumlah pertanyaan. Konon bibit jagung bantuan pemerintah pusat itu dikabarkan ditolak sebagian petani?

” Ini murni musibah. Tidak ada yang menginginkan ini terjadi,” ujar Muhammad Fachry, Kadis Tanaman Pangan & Hortikultura Kabupaten Banjar, diruang kerjanya, Senin (17/6/2018).


BIBIT JAGUNG untuk pakan ternak tersebut rencananya akan di suplay ke Desa Sungai Luar, Kecamatan Aranio dan sesuai atas permintaan petani di sana.

” Kita tidak mungkin kirimkan bibit jagung itu, kalau tidak ada permintaan. Para petani bersama kelompok tani disana minta itu. Dan bibit kita kirim,” jelas Muhammad Fachry.

Terkait kenapa jenis mobil penumpang yang digunakan untuk mengangkut bibit, bukan mobil jenis angkutan? Muhammad Fachry, mengatakan kalau pihaknya juga membawa mobil pick up.

Disinggung soal apakah para petani yang rencananya diberikan bantuan bibit jagung tersebut sebelumnya juga pernah menanam jagung?

Kepala Dinas Pertanian & Hortikultura Kabupaten Banjar ini mengaku para petani itu sudah pernah mencoba menanam jagung. Kendati diakuinya para petani tersebut tidak sampai selesai melakukan tahapan proses penanaman.


Berdasarkan keterangan yang berhasil dihimpun di lapangan, mobil minibus KIA Travello membawa 4 penumpang dan bibit jagung.

Saat berada ditanjakan, mobil sempat mati dan selanjutnya turun mundur, hingga akhirnya terjungkal ke bawah sejauh 10 meter.

Beruntung, dalam peristiwa ini, penumpang dan Nasrun sang sopir mobil minibus KIA Travello, dikatakan semunya selamat.

Hingga saat ini penyebab terjungkalnya mobil buatan tahun 2007 yang sempat dipakai Sekretariat DPRD Banjar tersebut, belum diketahui secara pasti. Apakah medannya yang tergolong sulit. Ataukah ada terjadi kesalahan tehnis?***
)