sbn-BANJAR, Sebanyak tiga kantor desa dan satu Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPA) resmi diresmikan Bupati Banjar H Saidi Mansyur di Kecamatan Astambul pada hari Sabtu pagi.

KEGIATAN yang berlangsung di Balai Desa Karang Anyar ini menjadi bukti komitmen pemerintah daerah dalam memperkuat pemerintahan desa dan membina generasi muda.


Kantor desa yang diresmikan meliputi Desa Banua Anyar Danau Salak, Desa Limamar, dan Desa Pingaran Ilir.

Yang membuat peresmian ini khas adalah kerjasama lintas desa yang dilakukan, di mana Pemerintah Desa Banua Anyar Danau Salak bekerja sama dengan dua desa tetangga dalam penyelenggaraannya.

Bupati menyampaikan apresiasi terhadap inisiatif tersebut.

“Sinergi seperti ini menunjukkan bahwa pembangunan desa tidak bisa berdiri sendiri. Ketika kita bekerja sama, kita tidak hanya mendapatkan bangunan yang baik, tetapi juga mempererat tali silaturahmi antar warga dan pemerintah desa,” kata bupati saat memberikan arahan.

Dengan luas antara 90 hingga 94,5 meter persegi, setiap kantor desa dirancang sebagai pusat pelayanan publik yang modern dan dapat menjawab kebutuhan masyarakat.

Bupati menekankan bahwa kantor desa harus berperan sebagai ujung tombak pelayanan yang transparan, efisien, dan bebas dari praktik pungutan liar.

Semua perangkat desa diminta untuk menjalankan tugas dengan integritas, serta menjadikan transparansi keuangan dan tata kelola sebagai hal yang utama.

Selain itu, kantor desa juga diharapkan menjadi tempat untuk pemberdayaan masyarakat, termasuk pelatihan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta kegiatan kemasyarakatan.

“Kantor desa bukan hanya bangunan bata dan semen. Ia adalah rumah bersama yang menjadi simbol bagaimana pemerintah desa melayani dan memberdayakan rakyatnya,” jelas Bupati.

Selain kantor desa, TPA Darul Falihin juga diresmikan pada saat yang sama. Bupati menyatakan bahwa keberadaan TPA ini sangat penting untuk menyeimbangkan pembangunan fisik dengan pembangunan nilai-nilai spiritual dan akhlak pada generasi muda.

“Kita tidak hanya ingin memiliki infrastruktur yang baik, tetapi juga generasi yang berkualitas cerdas dalam ilmu pengetahuan, kuat dalam iman, dan mulia dalam akhlak. Itulah investasi paling berharga bagi Kabupaten Banjar,” tandasnya.***