![]()
SUARA BANUA NEWS – Martapura, Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Republik Indonesia Perwakilan Provinsi Kalimantan Selatan menggelar entry briefing dengan Pemerintah Kabupaten Banjar terkait pemeriksaaan kinerja efektifitas pengelolaan dana kesehatan guna mendukung pelayanan kesehatan dasar di Kabupaten Banjar.
PENGENDALI Teknis BPK RI Perwakilan Kalimantan Selatan Endah Rustiyanti, mengungkapkan entry briefing pemeriksaaan kinerja efektifitas pengelolaan dana kesehatan yang dilakukan pihaknya dalam upaya mendukung pelayanan kesehatan dasar 2018 dan semester I tahun 2019.
“ Audit pada bidang dana kesehatan ini bersifat tematik, yaitu auditnya di dilakukan di seluruh indonseia. Setiap provinsi minimal dua Kabuptaten yang menjadi sample,. Kita juga ke audit 6 puskesmas sebagai sample yang dipilih secara acak, dari perkotaan hingga daerah terpencil,” ujarnya.
Ditambahkannya, audit pertama akan dilakukan di Dinas Kesehatan, kemudian Dinas BKD dan BPKAD untuk meminta data terkait dengan pengelolaan dana kesehatan, disusul puskesmas.
Bupati Banjar H Khalilurrahman berharap evaluasi tim audit BPK RI pada pengelolaan dana kesehatan tersebut, bisa lebih memperbaiki kinerja pada pelayanan bidang kesehatan di Kabupaten Banjar.
“ Kita berharap hasil audit tim BPK -RI pada dana kesehatan di Kabupaten Banjar yang dilakukan secara tematik, bisa menjadi sample percontohan,” ucap bupati.
Sementara itu berdasarkan informasi, tim audit BPK RI Perwakilan Provinsi Kalimantan Selatan, akan melaksanakan audit selama 33 hari.***
tim suara banua news


















