SUARA BANUA NEWS — Martapura, Kisruhnya bangunan Instalasi Farmasi Dinas Kesehatan Kabupaten Banjar, senilai Rp 2,6 miliar yang bersumber APBN? 2019 ini, yang di tengarai tidak memiliki IMB, memancing
Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan angkat bicara.

” Pihak kontraktor sudah melaporkan kepada saya, bahwa proses pembuatan IMB untuk bangunan Instalasi Farmasi itu sudah selesai kemarin (Rabu,4 Desember),” ungkap Asisten II, I Gusti Nyoman Yudiana, di Martapura Kamis (5/12/2019).


KEPASTIAN terbitnya IMB untuk bangunan Instalasi Farmasi itu sebut Nyoman, setelah dirinya mengkonfirmasi langsung melalui sambungan telpon ke pihak kontraktor.

Dirinya juga menyangkan, kenapa persoalan kecil ini disepelekan oleh dinas terkait? Sehingga membuat kegaduhan disana sini.

” Ini adalah kelalaian kedua belah pihak karena menganggap masalah ini sepele,” tutur, I Gusti Nyoman Yudiana.

Soal siapa yang berkewajiban dan bertanggung jawab mengurusi IMB saat awal pekerjaan proyek instalasi farmasi itu. Hanya pihak kontraktor dan dinas bersangkutan yang tahu. Jangan sampai sudah ada masalah lantas, masing masing pihak saling lempar tanggungjawab.

” Sudah jelas siapa yang bertanggung jawab soal administrasi itu. Jadi tidak usah lah saling lempar tanggung jawab untuk mengurus IMB nya,” singgungnnya.

Tidak dikantonginya IMB pada proyek Instalasi farmasi Dinas Kesehatan Banjar, tidak lepas dari ketidak tahuan dirinya akan klosul dalam perjanjian yang dibuat kedua belah pihak, saat akan dimulainya proses lelang, penetapan pemenang, penanda tanganan kontrak hingga pelaksanaan proyek.

Yang jelas, terkait administrasi IMB tersebut, wajib dikantongi baik oleh bangunan pemerintah maupun masyarakat umum.

” Pemerintah harus memberikan contoh yang baik. Jika pemerintah setempat mencontohkan tertib administrasi, maka masyarakatnya pun juga akan ikut tertib, ” pintanya.

Nyoman berharap, masalah ini tidak jadi presedir buruk dimasa yang akan datang. Jika masyarakat diwajibkan tertib administrasi, maka pemerintah pun harus demikian,”imbuhnya.***

tim suara banua news