SUARA BANUA News — Martapura, Buah musiman seperti Rambutan mulai membanjiri sejumlah pasar tradisional di Kalimantan Selatan, tidak terkecuali Pasar Batuah Martapura, Kabupaten Banjar.

Di pasar ini buah lokal jenis Antalagi banyak dijual yang dipasok dari Kabupaten Kapuas Kalimantan Tengah.


MENURUT PANDI, salah satu pedagang Rambutan di pasar Batuah Martapura, buah rambutan yang di jualnya dipasok dari Kapuas.

” Rambutan ini saya pasok dari Kapuas. Namun hanya jenis Antalagi,” bilang Pandi, saat berdagang di Pasar Batuah, Martapura, Jumat (20/12/2019).

Dikatakannya lagi, untuk Rambutan jenis lain seperti Garuda dan Batuk, sudah sulit dicarinya.

Buah Rambutan yang di jual di pasaran merupakan buah tahap awal. Sehingga harganya masih lumayan tinggi.

” Kalau buahnya baru dipetik, harganya Rp. 10.000,- per 4 ikat. Sedangkan sudah 1 sampai 2 hari dijual dengan harga Rp. 10.000,. Per 3 ikat,” ujar Pandi.

Rambutan adalah jenis buah lokah yang banyak ditanam warga di Kalimatan Selatan, termasuk di Kalimantan Tengah.

Tanahnya yang cocok, memuat Rambutan gampang ditanamnya, dan hasilnya bisa menjadi penopang ekonomi keluarga.***

tim suara BANUA News