suara banua news – MARTAPURA, Dinas Pertanian dan Holtikuktura Kabupaten Banjar bagikan 20 paket sembako dan handsanitizar berbahan dasar bunga kepada puluhan pedagang bunga di Pasar Martapura Selasa pagi (21/4/2020).

AKSI sosial tersebut diungkapkan oleh Ir.H Muhammad Fachry, MP selaku Kepala Dinas Pertanian dan Holtikultura Kabupaten Banjar, tidak lain untuk membantu pedagang bunga yang mana mereka bagian dari pemberdayaan sumber daya bunga itu sendiri.


Lebih lanjut Fachry menjelaskan, kebijakan terkait pembatasan kegiatan perkawinan dan jiarah yang cenderung menggunakan rangkaian bunga, secara langsung berdampak pada pendapatan pedagang dan inilah yg menjadi dasar pihaknya memberikan bantuan tersebut.

” Bantuan sembako dan masker serta hand sanitizer buatan dari bunga melati dan kenanga tersebut adalah bentuk nyata dari kepedulian pemerintah melalui dinas terkait pemberdayaan ekonomi pedagang bunga ” tukasnya.

Tanaman bunga melati dan kenanga di Kabupaten Banjar adalah termasuk Flory Kultura yang hanya ada di 3 daerah di Indonesia setelah Jawa timur dan Jawa Tengah.

” Tanaman Bunga Melati dan Kenanga ini setiap hari harus dipanen, dan disitulah perputaran ekonomi pedagang yang kami coba jaga keberlangsungannya ” tandasnya.

Sejumlah pedagang bunga seperti Halidah dan Nana mengungkapkan, semenjak masa pandemi Covid-19 ini, biasanya mereka mampu meraup penghasilan dari hasil kerajinan bunganya sebesar 100 – 200 ribu rupiah kini hanya 50 ribu itupun belum tentu.

” Bila kami biasa hanya jualan sampai tengah hari, kini kami terpaksa berjualan sampai sore hari, itupun belum tentu ada pembelinya ” tandas mereka.***
budi setiawan

*