suara banua news – BATOLA, Balai Perikanan Budidaya Air Tawar (BPBAT) Mandiangin, serahkan bantuan benih ikan lele dan kolam ikan ke Pondok Pesantren Putri At-Thohiriyah Desa Indah Sari Kecamatan Mekarsari,Kabupaten Batola, Selasa pagi (20/10/20).

SELAIN bibit ikan lelel sebanyak 28.000 ekor bantuan yang diserahkan lainnya meliputi 8 unit kolam ikan sistem bioflok dan pakan Ikan lele sebanyak 2,5 ton serta fasilitas penunjang lainnya. Kesemua bantuan itu berasal dari Kementrian Perikanan dan Kelautan.


Kasi uji terap BPBAT Mandiangin, Muhammad Noor Fahmi mengungkapkan, bantuan seperangkat alat budidaya ikan lele tersebut akan dikelola Pondok Pesantren Putri At-Thohiriyah dan bertujuan untuk menambah pengetahuan para santri soal budidaya ikan, terutama ikan lele, selain sumber pendapatan bagi pondok pesantren.

Sementara itu, Kepala Dinas Perikanan dan Ketahanan Pangan Kabupaten Batola, Rahmanuddin Murad menambahkan, keberadaan kolam bioflok atau kolam terpal sangat cocok untuk di sekitar lokasi pondok pesantren, yang memiliki kondisi keasaman atau pH tanah yang cukup tinggi.

Kolam bio flok atau kolam terpal ini sebagai solusi budidaya ikan di wilayah dataran dengan tingkat ke asaman yang tinggi, tambahnya.

Berbeda dengan kondisi yang memiliki perairan dengan pH rendah, seperti di Sungai Barito, maka bisa dilakukan dengan menggunakan sistem jaring apung, sebagaimana di kawasan perairan Marabahan.

Pimpinan pondok pesantren putri At-Thohiriyah Khairi Iman mengatakan, sangat bersyukur dan berterima kasih atas bantuan seperangkat alat budidaya ikan lele yang diberikan pihak BPBAT Mandiangin.

Di Kabupaten Batola hingga saat ini, terdapat 149 lokasi budidaya ikan, seperti kolam terpal, bio blok, mina padi dan beberapa jenis lainnya serta di kelola 1.766 orang dan Diantara ada kelompok jaring apung.****
iberahim sbn

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here