suara banua news BATOLA, Ada 3 wilayah kecamatan di Kabupaten Batola dalam satu pekan ini mulai dilanda banjir, diantaranya wilayah Kecamatan Mandastana, Kecamatan Jejangkit dan wilayah Kecamatan Alalak.

DI KECAMATAN Mandastana yang terdampak banjir ada 12 desa dengan ketinggian air sekitar 50 cm. Sedangkan di Kecamatan Jejangkit ada 7 desa dengan ketinggian air sekitar 40 cm.


Sementara untuk Kecamatan Alalak masih dilakukan pendataan dari anggota BPBD Kabupaten Batola.

Ruas jalan penghubung antar desa juga sebagian besar sudah mulai terendam banjir, sehingga aktivitas menjadi terganggu. Sebagian warga yang nekat berkendara juga terlihat mengalami mogok, lantaran melintasi jalan yang terendam air.

Dalam menindak lanjuti adanya bencana banjir di 3 wilayah kecamatan tersebuat,Wakil Bupati Barito Kuala H. Rahmadian Noor, S.T. bersama Kapolres Barito Kuala AKBP Lalu Moh. Syahir Arif, S.I.K., M.M.dan Dandim 1005 / Marabahan Letkol Arh. Ari Priyudono, S.Sos., M.Tr.Han. serta Kepala BPBD Kab. Barito Kuala Sumarno, S.Sos.

Melakukan peninjauan lokasi banjir di Kecamatan Mandastana dan Kecamatan Jejangkit Kabupaten Barito Kuala, sekaligus Mendirikan Posko Terpadu Penanggulangan Bencana Banjir di Jl. Hasan Basri Desa Puntik Dalam Kecamatan. Mandastana, Kamis (14/01/2021) sore.

Di posko tersebut terdiri dari petugas gabungan Personel dari Kodim 1005 / Mrb, Polres Batola, BPBD Kab. Batola, Satpol PP Kab. Batola, Tagana Dinsos Kab. Barito Kuala dan Relawan. ungkap Sumarno ( Kepala BPBD Kabupaten Batola )

“Di posko ini terdapat Dapur Umum
Dan Perahu Karet dari Polres Batola, BPBD Kab. Batola dan PMI Kab. Batola. Untuk melakukan evakuasi terhadap warga yang terdampak banjir,” tambahnya.

Wakil Bupati Kabupaten Batola, Rahmadian Noor, mengatakan berdasarkan pemantauannya bersama sejumlah instansi dan relawan, untuk wilayah kecamatan terparah terendam banjir ada 2 wilayah Kecamatan Mandastana dan Jejangkit.

“Pihak pemerintah kabupaten mulai kerahkan berbagai bantuan baik membuat posko, dapur umum dan perahu karet untuk melakukan evakuasi warga”

” Dalam tiga hari ini kondisi debit air semakin tinggi, warga dihimbau jika kondisi air semakin naik di dalam rumahnya agar bisa mengungsi di posko yang telah disiapkan, ” kata Rahmadian Noor.***
ahim sbn