suara banua news-MARTAPURA, Gubernur .H. Sahbirin Noor menggelar rapat koordinasi penanganan banjir bersama kepala daerah kabupaten/kota secara virtual. Rapat koordinasi ini juga diikuti Bupati Banjar H. Khalillurahman, Jumat siang (15/01/20).

DALAM RAPAT koordinasi ini Gubernur Kalimantan Selatan H. Sahbirin Noor menginstruksikan semua kepala daerah di Kabupaten Kota bersinergi dengan Forkopimda dalam penanganan banjir.


Dia juga menjelaskan sudah saatnya semua pihak bersama sama mengambil langkah dalam penanganan banjir yang terjadi di Kalimantan Selatan ini.

” Diminta kepada semua kepala daerah dengan jajarannya untuk berbuat dalam penanganan banjir ini. Masyarakat juga harus bisa mandiri, dalam upaya bisa lolos dari banjir, dan tetap bersabar”

“-Seluruh stakeholder di daerah masing masing akan terus berupaya dengan penanganan terbaik dalam musibah banjir ini, dan diakui bahwa banjir kali ini memang banjir tertinggi dan terparah yang pernah ada,” ungkap gubernur.

Sementara itu Bupati Banjar H. Khalillurahman menjelaskan, bahwa di Kabupaten Banjir ada 12 kecamatan yang terendam banjir dengan 11.452 Kk yang terdampak dan sebagian besar sudah dievakuasi ke tempat pengungsian sementara.

” Kabupaten Banjar minta perhatian dari Pemprov Kalsel, terutama bantuan logistik untuk di salurkan ke warga terdampak yang berada dipengungsian,” kata H.Khalillurahman dalam rapat koordinasi tersebut.

Sedangkan langkah yang sudah diambil Pemkab Banjar dalam penanganan banjir diantaranya mendirikan dapur umum,
membuka posko dibeberapa titik serta mengevakuasi warga terdampak ke pengungsian sementara.

” Hampir seluruh aktivitas warga di beberapa kecamatan tak dapat dilaksanakan karena banjir,” jelasnya lagi.***
suara banua news