suara banua news- BANJAR, Warga Komplek Mustika Griya Permai Sungai Sipai RT.20 RW 01 Martapura Kabupaten Banjar, mengkhawatirkan terjadinya longsor di sekitar bangunan TK Al Qur’an Nurul Huda. Pasalnya genangan air yang berasal dari air hujan akan tumpah ke satu titik, yaitu dibawah bangunan gedung TK Al Qur’ an Nurul Huda.

SELAIN sistem drainasenya yang buruk, kawasan disekitar gedung TK Al Qur’an Nurul Huda juga berada di bawah kemiringan yang cukup dalam.


Menurut Taufik, Ketua RT 20 RW 01 Komplek Mustika Griya Permai, fasilitas pembuangan air yang dibangunkan oleh pihak pengembang diareal kawasan komplek Mustika Griya Permai masih berupa saluran air, bukan standar drainase.

Selain ukuran saluran airnya kecil, tumpahan air hujan akan jatuh di satu titik, yaitu di sekitar bangunan TK Nurul Huda.

” Coba lihat, tanah disekitar bangunan gedung TK Al Qur’an Nurul Huda sudah mulai longsor. Pada giliranya, gedung TK Al Qur’ an berpontensi roboh,” kata Taufik.

Kalau kebetulan intensitas air hujan cukup tinggi, sebut Taufik lagi, maka sudah dipastikan tumpahan air akan membentuk genangan air dan membawa lapisan tanah.

” Pergerakan tanah yang terbawa arus derasnya air, berpotensi longsor dan mengancam bangunan rumah disekitarnya?,” tambahnya.

Nurrahman, salah satu warga dan juga pengurus Masjid Nurul Huda mengungkapkan, lokasi titik tumpahan air itu berada di blok E, tepatnya di samping gedung TK Al Qur’an Nurul Huda.

” Air yang tumpah disini berasal dari air buangan disemua blok yang ada di Komplek Mustika Griya Permai,” paparnya.

Atas kondisi ini Ketua RT.20 dan warga di blok E berharap ada perbaikan sistem drainasi agar tumpahan dan buangan air bisa di kendalikan dan tidak berdampak buruk terhadap warga.***
suara banua news