suara banua news- MARTAPURA, Pemerintah Daerah Kabupaten Banjar berkomitmen dalam mengembangkan inovasi daerah untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan daya saing daerah guna meningkatkan kesejahteraan masyarakatnya.

KESERIUSAN itu dituangkan Pemerintah Daerah Kabupaten Banjar melalui kerjasama dengan Lembaga Administrasi Negara (LAN) RI dalam menguatkan kapasitas daerah, melalui kajian kebijakan, pelatihan dan pengembangan kompetensi serta pendidikan tinggi terapan.


Berkaitan dengan hal itu, Pemerintah Daerah Kabupaten Banjar meluncurkan sebanyak 74 inovasi daerah yang terdiri dari 49 inovasi dari ASN dan 4 inovasi pelatihan kepemimpinan administrator atau PKA serta 21 inovasi dari pelatihan kepemimpinan pengawas 2024.

Wakil Bupati Banjar Said Idrus, mewakili Bupati Saidi Mansyur, dalam acara peluncuran inovasi daerah 2024 di Bukit Bintang Park Resort, Kamis 5 Desember 2024 menyampaikan, bahwa inovasi daerah harus memberikan manfaat bagi daerah dan masyarakat serta harus sesuai dengan perundang – undangan.

Menurutnya, upaya ini penting untuk mewujudkan penyelenggaraan pemerintahan yang bersih, kapabel serta meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

” Jadi, tidak asal berinovasi. Namun menghadirkan inovasi yang mendukung visi misi Kabupaten Banjar, sesuai dengan dokumen lerencanaan lembangunan daerah untuk tercapainya mayor project di Kabupaten Banjar,” jelas Said Idrus.

Sementara itu Kepala Bappedalitbang Banjar Nashrullah Shadiq menyebutkan, Inovasi Tangguh dan Andalan Kabupaten Banjar diharapkan menjadi filosofi bagi seluruh inovasi daerah yang ada. Tangguh dan berkelanjutan.

Terlebih lagi semua inovasi yang diluncurkan itu dapat menjawab semua tantangan yang dihadapi daerah dalam menyelenggarakan pemerintahan yang bersih dan kapabel yang berujung pada pelayanan prima kepada masyarakat.

Selain itu, inovasi daerah tersebut mampu untuk di kompetisikan baik di tingkat kabupaten dan provinsi maupun di tingkat nasional, kata Nashrullah Shadiq.

Untuk diketahui, dari 74 inovasi daerah yang diluncurkan itu, berasal dari 15 SKPD, 3 di bagian lingkungan sekretaris daerah, 6 kecamatan dan 1 kelurahan serta 5 puskesmas yang ada dilingkup Pemkab Banjar. ***