suara banua news, BATOLA-Puting beliung menerjang Kabupaten Barito Kuala Jumat sore 30 Mei 2025, mengakibatkan kerusakan pada 30 rumah di tiga kecamatan.
PEMERINTAH Kabupaten Barito Kuala bergerak cepat memberikan bantuan darurat kepada para korban.
Jaya Hidayatullah, Kepala Dinsos Barito Kuala, menyatakan bahwa bantuan berupa sembako, kebutuhan anak, terpal, dan tali asih telah disalurkan kepada warga terdampak.
BPBD juga turut memberikan bantuan sembako, terpal, tikar, dan selimut. Bantuan tersebut langsung diberikan kepada warga di rumah masing-masing.
Desa Cahaya Baru di Kecamatan Jejangkit menjadi salah satu wilayah yang terparah terdampak.
Bantuan tambahan berupa tikar dan selimut juga diberikan oleh BPBD. Penyaluran bantuan dilakukan langsung ke rumah-rumah warga yang terkena dampak.
Kecamatan Jejangkit, khususnya Desa Cahaya Baru, menjadi wilayah yang paling parah terdampak.
Sebanyak 17 rumah rusak di kecamatan ini, lima di antaranya mengalami kerusakan berat dengan atap dan dinding yang rata dengan tanah.
Meskipun tidak ada korban jiwa, kerugian materi diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah.
Anggota DPRD Kabupaten Barito Kuala, Gunawan, mengapresiasi respon cepat pemerintah dalam memberikan bantuan kepada warga terdampak.
Ia berharap pemerintah daerah terus memperhatikan wilayah-wilayah yang rawan bencana.
Rincian kerusakan rumah akibat puting beliung adalah: 5 rumah rusak berat dan 12 rumah rusak sedang di Kecamatan Jejangkit, 10 rumah rusak sedang di Kecamatan Mandastana, dan 2 rumah rusak ringan di Kecamatan Rantau Badauh.
Hujan deras disertai angin kencang menjadi penyebab utama bencana ini.
Kepala Desa Imbran melaporkan 17 rumah warga rusak, dengan 5 rumah mengalami kerusakan berat.
“Atap dan dinding rumah ada yang rata dengan lantai,” jelasnya.***
ahim sbn


















