suara banua news- JAKARTA, Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Kalimantan Selatan, Rina Virawati, didampingi Asisten Intelijen Kejati Kalsel, Nana Riana, dan Asisten Perdata dan Tata Usaha Negara Kejati Kalsel, Ahmad Muchlis, mengikuti Workshop Percepatan Kegiatan Cetak Sawah Tahun Anggaran 2025.
WORKSHOP yang diselenggarakan Kementerian Pertanian RI di Auditorium Gedung F, Kementerian Pertanian RI, Jakarta Selatan, pada 31 Juli 2025 ini berlangsung selama dua hari.
Kegiatan dibuka secara resmi oleh Menteri Pertanian Republik Indonesia, Andi Amran Sulaiman.
Turut hadir Gubernur Kalimantan Selatan, H. Muhidin, beserta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kalimantan Selatan, dan Kepala Kejaksaan Tinggi dari berbagai wilayah di Indonesia.
Menurut Kasi Penkum Kejati Kalsel, Yuni Priyono, Menteri Pertanian menekankan pentingnya percepatan realisasi program cetak sawah untuk penguatan ketahanan pangan nasional.
![]()
Beliau menginstruksikan kerja terintegrasi dari kementerian/lembaga, pemerintah daerah, dan aparat penegak hukum dalam mengawal program ini.
Keberhasilan program, ditekankan Menteri, tak hanya bergantung pada pembangunan fisik, tetapi juga tata kelola, pengawasan, dan kepatuhan pada regulasi.
Workshop ini difokuskan untuk memperkuat koordinasi lintas sektor dan wilayah guna memastikan efektivitas program cetak sawah dan manfaatnya bagi masyarakat.
Kejaksaan, melalui pendekatan preventif, kolaboratif, dan berbasis integritas, akan terus berperan aktif mengawal program pembangunan.***
mn sbn


















