sbn-BANJARMASIN, Kebakaran hebat melanda kawasan bantaran sungai Jalan Pemurus Dalam RT 36, Kecamatan Banjarmasin Selatan, Senin (23/2/2026) sekitar pukul 12.40 Wita.

PERISTIWA nahas ini menghanguskan dua unit rumah yang berlokasi tak jauh dari gapura batas RT 37, memicu kepanikan warga di siang bolong.


Salah satu rumah yang terbakar adalah rumah bedakan milik Ibai, yang terdiri dari dua pintu.

Satu pintu dihuni oleh Marsiah (46 tahun) bersama ketiga anaknya, sementara pintu lainnya dihuni oleh pasangan suami istri yang identitasnya belum diketahui. Rumah bedakan ini ludes dilalap api.

Menurut Abdul Mustakim (26 tahun), anak dari pemilik bedakan, dirinya sedang bekerja di luar rumah saat kejadian. Di dalam rumah hanya ada adiknya, Yandi (17 tahun).

Yandi yang saat itu sedang berada di kamar, tiba-tiba terbangun karena merasakan panas dan melihat api sudah membesar dari dinding bagian belakang kamarnya.

Marsiah, yang berada di ruang tengah, segera menyelamatkan anak bungsunya dan bergegas keluar rumah bersama anggota keluarga lainnya.

Selain rumah bedakan, satu unit rumah lain milik almarhum Salim yang kini dihuni oleh menantunya, Misra (anak dari Erhamna), juga turut menjadi korban.

Sekitar 80 persen bangunan rumah tersebut, terutama bagian atap dan interior, hangus terbakar.

Beruntung, tidak ada laporan korban jiwa dalam insiden ini, meskipun kerugian material diperkirakan cukup besar.

Kapolsek Banjarmasin Selatan Kompol Christugus Lirens, melalui Kanit Reskrim AKP Joko Sulistyo S, menyatakan bahwa pihaknya masih melakukan penyelidikan terkait penyebab kebakaran.

“Masih dalam penyelidikan dan kami berkoordinasi dengan Inafis Polresta Banjarmasin,” jelasnya singkat.

Hingga berita ini ditayangkan, belum ada keterangan resmi dari pihak berwenang mengenai penyebab pasti kebakaran. Meskipun demikian, lokasi kejadian telah dipasangi garis polisi untuk kepentingan investigasi.

Informasi yang beredar di masyarakat masih simpang siur, ada dugaan api berasal dari kompor yang ditinggal pemilik tidur, namun ada pula yang menyebut akibat korsleting listrik.

Lokasi kebakaran ini juga disebut-sebut dekat dengan lokasi kebakaran yang terjadi pada tahun sebelumnya. ***