sbn-GILLETTE STADIUM, Salah satu laga paling ditunggu di fase grup Piala Dunia 2026 mempertemukan Inggris melawan Ghana, dan berakhir dengan skor imbang 0–0.
MESKIPUN tak ada gol yang tercipta, pertandingan ini menyajikan persaingan taktikal yang sangat ketat serta melahirkan sejumlah catatan sejarah yang menarik.
Bertindak sebagai tuan rumah serangan, Inggris yang diasuh Thomas Tuchel mendominasi jalannya pertandingan.
Anak buahnya mencatat penguasaan bola mencapai 78,8%, angka tertinggi bagi tim yang gagal mencetak gol sejak pencatatan statistik resmi Piala Dunia diberlakukan.
Bahkan, bek Marc Guéhi memecahkan rekor baru dengan melepaskan 126 umpan akurat, terbanyak sepanjang sejarah penampilan pemain Inggris di turnamen ini.
Namun, dominasi itu tak berbuah gol berkat strategi brilian yang diterapkan Ghana.
Pelatih tim Afrika itu memasang formasi bertahan 5-4-1 yang sangat disiplin, membentuk tembok pertahanan yang sulit ditembus.
Kiper muda Benjamin Asare tampil luar biasa dalam debutnya, menahan setiap ancaman dan mencatatkan lembar bersih yang berharga.
Laga semakin memanas menjelang akhir waktu normal. Di menit ke-80, Abdul Fatawu berhasil menembus pertahanan Inggris, namun peluang emas itu hilang saat sepakannya tak sengaja diblok oleh rekannya sendiri di depan gawang.
Inggris mendapat kesempatan balas di menit ke-87, saat sundulan Nico O’Reilly membentur mistar, dan tendangan lanjutan Harry Kane justru melambung tinggi.
Usaha terakhir Marc Guéhi di masa tambahan waktu pun berhasil digagalkan di garis gawang.
Secara statistik, Inggris mencatat 19 kali tembakan dengan 3 tepat sasaran, sementara Ghana hanya melepaskan 2 tembakan dan 1 di antaranya mengarah gawang.
Akurasi umpan Inggris mencapai 93%, jauh melampaui 74% milik lawannya.
Hasil ini sekaligus membuat Inggris tercatat dalam sejarah sebagai tim dengan hasil imbang 0–0 terbanyak sepanjang partisipasi di Piala Dunia, yaitu sebanyak 13 kali.
Dengan masing-masing mengantongi 4 poin dari dua laga, posisi kedua tim masih aman.
Inggris cukup hasil imbang saat menghadapi Panama, sedangkan Ghana hanya butuh poin tambahan saat melawan Kroasia untuk memastikan tempat di babak 32 besar.***


















