sbn-TURKI, Sebuah adegan kemanusiaan menyelimuti Semenanjung Gallipoli pada 22 Mei 1915.

KAPTEN Sam Butler memimpin utusan Turki, Mayor Kemal Ohri, meninggalkan markas Jenderal Birdwood menuju garis musuh dengan membawa bendera putih tanda damai.


Pertemuan itu bertujuan menyepakati jeda pertempuran demi pemakaman ribuan prajurit yang gugur dalam serangan Turki ke posisi Anzac pada 19 Mei.

Korban berjatuhan di kedua belah pihak: 3.000 dari pihak Turki dan 169 dari pihak Australia.

Hasilnya, gencatan senjata selama sembilan jam disepakati untuk tanggal 24 Mei 1915,waktu yang digunakan kedua pihak untuk memulihkan dan mengubur jenazah rekan-rekan mereka dengan hormat.***