sbn -MARTAPURA, Pemerintah Kabupaten Banjar melalui Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) terus memperkuat tata kelola administrasi kependudukan hingga ke tingkat desa.

RABU (30/9/2026), kegiatan Bimbingan Teknis Buku Pokok Pemakaman digelar beriringan dengan penyerahan penghargaan GISA Awards Tingkat Kabupaten Banjar Tahun 2026.


Acara yang berlangsung di Sky Convention Center, Hotel Holiday Inn Express dan Suites, Jalan A. Yani Km 11,8, Gambut, dibuka langsung oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Banjar, Yudi Andrea, didampingi Kepala Disdukcapil Hayatun Nufus serta Kepala Dinas Sosial P3AP2KB Erny Wahdini.

Ratusan peserta dari enam kecamatan di Kabupaten Banjar hadir dalam kegiatan tersebut.

Dalam sambutannya, Sekda Yudi Andrea menyampaikan bahwa pencatatan peristiwa kematian adalah fondasi penting data kependudukan yang akurat.

“Memang wajar, saat ada keluarga yang meninggal, fokus utama pasti pada prosesi pemakaman. Namun setelah itu, ada kewajiban administratif yang juga penting segera ditindaklanjuti agar data kependudukan tetap mutakhir,” jelasnya.

Setda menekankan bahwa desa adalah pihak yang paling dekat dengan masyarakat, sehingga diharapkan dapat berperan lebih aktif.

“Desa paling tahu siapa yang lahir, pindah, maupun meninggal. Jangan hanya menunggu warga datang melapor, mari proaktif,” pesannya.

Kepala Disdukcapil Hayatun Nufus juga menegaskan pentingnya peran desa agar setiap kematian segera tercatat dan diterbitkan akta kematiannya.

Untuk memudahkan, Disdukcapil telah menyiapkan berbagai kanal layanan agar pemerintah desa tidak harus selalu datang ke kantor pelayanan.***