suara banua news – BATOLA, “Konflik” antara KUD Makarti Jaya di Kecamatan Wanaraya, Kabupaten Batola dan perusahaan perkebunan sawit PT Anugerah Watiendo, yang berlangsung selama beberapa tahun, akhirnya berakhir damai.

PERDAMIAN antara kedua belah pihak berlangsung pada kamis ( 24/ 08/2023 ), dengan dihadiri pengurus KUD Markati Jaya dengan pihak PT Anugerah Wattiendo dan Dinas Kehutanan Perkebunan Kabupaten Batola.


Adapun pemicu permasalahan sebelumnya antara pihak KUD Markati Jaya dengan pihak PT Anugerah Wattiendo, diantaranya berawal dari dana talangan tinggi dan pengelolaan kebun dianggap tidak sesuai.

Ketua KUD Markati Jaya, Darmono mengungkapkan, KUD Markati Jaya memahami bahwa selama 3 tahun terakhir ini, ibarat suami istri dalam atap atau satu manajemen itu, sudah dalam 2 minggu kemarin kita rujuk kembali.

” Kita sepakat pada pedoman umum tahun 2009, kita satu atap dan satu manajemen, saling memerlukan, saling menguntungkan dalam kerjasama membangun, ” kata Darmono.

Kedepan kita sepakat semua pihak bahwa dengan adanya plasma sawit ini, kita bisa mensejahterakan masyarakat.
dengan konsep manajemen.

Kita sepakat segera melakukan aktivitas perbaikan kebun supaya produksi bisa meningkat dan SHU bisa dibicarakan dikemudian hari nantinya, jelas Darmono.

Sementara itu Regional Control PT. Anugerah Wattindo Haris Prasetyo, Kita menyambut baik adanya perdamaian sehingga diharapkan kerjasama kemitraan antara inti PT AW dan KUD Makarti Jaya dapat berjalan dengan baik.

“Terima kasih kepada KUD Makarti jaya mulai pembuktian dan keseriusan serta komitmennya dan semoga kedepannya akan lebih baik lagi dan konsisten, ” sambungnya.

Tidak lupa juga Ucapan terima kasih kepada Muspida Batola atas bantuannya sehingga Makarti dan PT. AW bisa bekerjasama kembali sesuai perjanjian awal, lanjutnya. ***