suara banua news -TANJUNG HARAPAN, Kerusakan ruas jalan penghubung antar desa di Desa Tanjung Harapan Kecamatan Alalak Kabupaten Batola, semakin memprihatinkan.

JUMLAH titik longsor yang ada diruas jalan tersebut terus bertambah. Untuk mengantisipasi kondisi semakin parah, Pemdes Tanjung Harapan bersama warga melakukan perbaikan secara swadaya.


Kepala Desa Tanjung Harapan Suriani, mengatakan, saat ini sudah terdapat kurang lebih 30 titik lokasi longsor terdapat di sepanjang satu setangah kilo meter ruas jalan penghubung antar desa tersebut.

” Sementara menunggu adanya perbaikan dari pihak terkait, Pemdes Tanjung Harapan bersama warga melakukan perbaikan pada titik lokasi longsor,” kata Suriani, Rabu, 18 Oktober 2023.

Dikhawatirkan, jika tidak dilakukan perbaikan, maka titik longsor akan terus bertambah dan berdampak terganggunya aktivitas warga.

Sementara itu, Ketua Badan Permusyawatan Desa Tanjung Harapan, Samrinah mengungkapkan, ruas jalan penghubung antar desa tersebut, saat ini sebagian mengalami penyempitan, dan kondisinya sangat membahayakan warga pengendara yang keluar – masuk desa.

Seperti diketahui, terjadinya longsor diduga setelah pasca pengerukan sungai oleh pihak Balai Wilayah Sungai (BWS) Kalimantan III, sekitar bulan Agustus 2022 lalu. ***
ahim sbn