suara banua news-MARTAPURA, Hujan yang mengguyur Kabupaten Banjar sejak Minggu (26/1/2025) sore hingga malam menyebabkan luapan air hingga wilayah Perumahan Grand Arena Mekatama dan Arwana Residence 17 di Jalan Tol Bypass Mali-Mali, Labuan Tabu, Kecamatan Martapura, Kabupaten Banjar.
GENANGAN air ini bahkan merendam kedua pemukiman warga tersebut tergolong tinggi, hingga mencapai dada orang dewasa dan menimbulkn warga komplek panik dan mencari pertolongan untuk segera dievakuasi ke tempat yang lebih tinggi.
Namun, di Komplek Arwana Residence 17 hanya area depan komplek saja yang digenangi air.
Dari pantauan di lapangan pada Minggu (26/1/2025) sekitar pukul 21.00 WITA, petugas rescue dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Banjar beserta relawan sudah berada di lokasi yakni Komplek Grand Arena Mekatama untuk melakukan penyelamatan.
Petugas rescue datang membawa perahu karet dan langsung melakukan evakuasi kepada para korban yang terjebak di rumahnya.
Seorang warga, Dea mengatakan air mulai menggenangi Komplek Grand Arena Mekatama selepas salat maghrib. Seiring berjalannya waktu dan disertai hujan, debit air semakin tinggi.
“Di dalam rumah saya ketinggian airnya sudah mencapai pinggang orang dewasa,” ujarnya.
Di momen ini, ia hanya bisa menyelamatkan diri dan kendaraannya. Tidak ada harta benda lain, seluruh perabot dan pakaiannya juga terendam.
“Kami akan tetap disini menunggu air surut karena biasanya banjir ini cuma semalaman (sekitar 8 jam) aja, lalu membersihkan rumah,” tambahnya.
Peristiwa seperti ini sudah tiga kali terjadi di Komplek Grand Arena Mekatama, namun genangan kali ini adalah yang terparah dirasakan oleh warga komplek.
Komandan Regu 1 dari DPKP Banjar, Sutan Syahrir menyampaikan debit air yang menggenangi Komplek Grand Arena Mekatama.
“Ketinggian air sekitar 1,5 meter hingga 2 meter, rata-rata air masuk ke rumah warga dan banyak barang terendam seperti motor dan alat-alat elektronik,” ujarnya.
Di Komplek Grand Arena Mekatama, petugas rescue mengevakuasi sekitar 150 orang warga komplek. Di antara ratusan warga itu, DPKP Banjar juga berhasil mengevakuasi seorang ibu dan bayinya dengan selamat.
“Alhamdulillah sejauh ini warga yang kita evakuasi dalam keadaan sehat dan tidak ada yang menolak untuk di evakuasi,” lanjutnya.
Ia menyampaikan lagi, untuk para warga terdampak dikumpulkan di titik kumpul sementara yakni Alfamart Indrasari yang berada tepat di depan komplek.
“Saat ini kita evakuasi dulu ke tempat yang lebih tinggi,” tuturnya lagi.***
nurul octaviani sbn


















