sbn-PENDIDIKAN, Delegasi Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Surabaya baru-baru ini melakukan kunjungan inspiratif ke Perpustakaan Tunku Tun Aminah (TTA) di Universiti Tun Hussein Onn Malaysia (UTHM), sebagai bagian dari program International Partnership Media Connect.

KUNJUNGAN yang berlangsung pada hari Jumat (28/11/2025) ini memberikan wawasan baru tentang inovasi dalam dunia pendidikan tinggi.


Perpustakaan TTA, yang luasnya mencapai 16.000 meter persegi dan diklaim sebagai salah satu yang terbesar di Asia Tenggara, mampu menampung ratusan ribu judul buku serta jutaan koleksi digital.

Chief Librarian UTHM Office, Zaharah Abd Samad, menyambut langsung delegasi Untag dan menjelaskan bahwa TTA lebih dari sekadar pusat koleksi ilmiah. Perpustakaan ini juga menjadi ruang eksplorasi teknologi yang canggih.

“Kami menyediakan ruang pembelajaran interaktif dan experiential learning bagi mahasiswa”

“Akses ke lebih dari 4 juta bahan rujukan elektronik tersedia 24 jam, baik dari dalam maupun luar kampus,” jelasnya Zaharah.

Akses ini juga terbuka bagi mahasiswa Untag Surabaya yang berminat melanjutkan studi di UTHM, tambahnya.

UTHM juga memperkenalkan platform ISIS Online yang berisi lebih dari satu juta koleksi digital. Selain itu, delegasi Untag berkesempatan melihat fasilitas teknologi mutakhir seperti Makmal Aerospace yang menawarkan pelatihan robotik, serta showcase drone buatan UTHM yang mampu mengangkat beban hingga 200 kilogram.

AI Lab, hasil kolaborasi dengan Microsoft dan Huawei, juga menjadi daya tarik tersendiri dengan kamera cerdas yang mendukung sesi hybrid learning.

Kunjungan ini mempererat hubungan akademik antara Untag Surabaya dan UTHM.

Rektor Untag Surabaya menyampaikan optimismenya terkait program kolaborasi yang sedang direncanakan, termasuk pertukaran staf dan pelajar, serta kolaborasi riset dan akademik.

Kerja sama ini juga mencakup pengelolaan perpustakaan dan pemanfaatan sumber ilmiah bersama.

Rektor Untag Surabaya, Prof. Mulyanto Nugroho, menekankan pentingnya realisasi MoU yang telah ditandatangani agar program-program bersama dapat segera diimplementasikan.

Kunjungan ke TTA memberikan perspektif baru bagi delegasi Untag tentang perkembangan pendidikan tinggi yang futuristik.***