sbn-MARTAPURA, Kabar gembira bagi warga Desa Indrasari, Desa Cindai Alus, Desa Sungai Sipai, dan Desa Jawa Laut! Pengurusan dokumen dan administrasi kependudukan kini akan jauh lebih praktis berkat hadirnya aplikasi GANGAN MANIS, Ganti Ngaran (nama, red) Mudah Cepat Praktis.

PENANDATANGANAN Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara keempat desa tersebut dengan Pengadilan Negeri Martapura Kelas IA telah dilaksanakan, didampingi langsung oleh Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Banjar.


Aplikasi ini menjadi pilot project yang diharapkan mengubah wajah pelayanan publik di tingkat desa.

Kepala Bidang Ekonomi, Kemitraan dan Kawasan Perdesaan DPMD Banjar, Gt. Chandra Suryana, menyampaikan bahwa kerja sama ini bukan sekadar seremonial, melainkan langkah nyata menghadirkan pelayanan yang lebih ramah dan cepat bagi masyarakat.

“Dengan adanya inovasi pelayanan seperti Gangan Manis, diharapkan urusan masyarakat dapat dilakukan dengan lebih mudah, cepat dan praktis.

Sinergi antarinstansi ini kuncinya, agar manfaatnya benar-benar dirasakan warga,” jelas Chandra Suryana, Rabu (30/9/2026).

Salah satu yang paling antusias adalah Pambakal Desa Indrasari, Amat Yani. Baginya, program ini adalah jawaban atas harapan warga selama ini.

“Saya melihat betapa seringnya warga kita harus bolak-balik hanya untuk mengurus satu dokumen”

“Dengan adanya Gangan Manis, ini akan memangkas waktu dan tenaga mereka. Ini adalah terobosan yang sangat kami butuhkan,” kata Amat Yani.

“Sebagai pemerintah desa, prioritas utama kami adalah melayani masyarakat sebaik mungkin.

Setiap program yang bisa meringankan beban warga, pasti akan kami dukung sepenuhnya.

Kami siap mensosialisasikan dan memastikan warga bisa memanfaatkan aplikasi ini dengan baik.”

Pambakal Amat Yani juga berharap ke depannya, inovasi serupa terus berlanjut.

“Semoga kehadiran Gangan Manis di Desa Indrasari menjadi awal dari perbaikan pelayanan yang berkelanjutan. Warga kami berhak mendapatkan pelayanan yang modern dan efisien,” sambungnya.

Melalui kerja sama ini, keempat desa tidak hanya menjadi pengguna, tetapi juga garda terdepan dalam mensosialisasikan aplikasi tersebut kepada masyarakat luas.

DPMD Banjar berharap sinergi ini terus diperkuat demi terwujudnya tata kelola pemerintahan desa yang semakin efektif dan berorientasi pada kebutuhan warga.***