SUARA BANUA News – Martapura, Panitia Haul ke -15 KH. Muhammad Zaini Abdul Ghani atau Guru Sekumpul, berharap kegiatan haulan tersebut terbebas dari kegiatan politik karena bertepatan dengan tahun politik, dimana sejumlah wilayah Kalimantan Selatan, termasuk di Kabupaten Banjar, menggelar pemilihan kepala daerah.

” Kita berharap, pelaksanaan kegiatan haul Abah Guru Sekumpul tetap steril dari kegiatan berbau politik”


” Apakah itu promosi bisnis,
atau pemasangan alat peraga kampanye calon pasangan pilkada,” kata Guru  Sa’aduddin, Imam Mushalla Ar Raudhah Sekumpul Martapura, Jum’at, (20/12/2019).

Oleh karena itu, selaku Panitia Haul ke 15 Guru Sekumpul, dirinya dan masyarakat berharap Bupati H.Khalilurahman dapat membackup semua permasalahan tersebut, melalui Struktural Organisasi Perangkat Daerah (SOPD) Pemkab Banjar.

“Dengan segala hormat, ulun memohon, bagaimana agar kegiatan Haul ke-15 Abah Guru Sekumpul, netral dan tidak dimanfaatkan orang-orang ‘politik’ sebagai ajang promosi dengan memajang APK, baliho, dan embel-embel lainya yang berbau politik,” sambungnya, saat memimpin rapat koordinasi pemantapan pelaksanaan Haul ke 15 Guru Sekumpul.

HAL SENADA juga disampaikan Guru Abdurrahman, bahwa
setiap Posko Relawan Haul ke-15 Guru Sekumpul dilarang keras meminta atau mengajukan proposal  bantuan dana untuk kegiatan  haulan.

” Jika ada yang meminta sumbangan, itu bukan relawan kami. Terkecuali ada seseorang yang ingin membantu dengan ikhlas, tanpa  embel-embel. Itu masih diperbolehkan, ” tegas salah satu tokoh agama di Sekumpul ini.

Pihak keluarga almarhum Guru Sekumpul, juga tidak pernah ‘memerintahkan’ memasang  foto Guru Sekumpul dan keluarga  pada baliho, umbul-umbul maupun  poster ucapan selamat datang.

” Bagi masyarakat atau relawan haul Abah Guru Sekumpul, tidak diperkenankan mencantumkan foto Abah Guru Sekumpul maupun keluarga shohibul haul pada baliho, umbul-umbul, dan poster ucapan selamat datang”

” Pihak keluarga besar haul, juga  tidak pernah semasekali mengeluarkan undangan khusus,  hanya bersifat pemberitahuan saja tentang jadwal pelaksanaan kegiatan haul ke 15,” lanjut Guru Abdurahman.

Sementara itu ditempat yang sama terkait hal ini, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Banjar, Aslam,  mengaku akan mengkoordinasikannya dengan Komisi Pemilihan Umum (KPU) serta Badan Pengawasan Pemilu (Bawaslu).

Termasuk didalamnya dengan sejumlah  bakal calon bupati/wakil bupati priode 2020 mendatang.

” Dengan demikian, kegiatan Haul Abah Guru Sekumpul, netral atau bersih dan tidak terkontaminasi politik,” tegasnya Aslam.***

tim suara banua news
foto : istimewa