suara banua news – MARABAHAN, Dalam rangka memperingati hari jadi Kabupaten Barito Kuala ke 60, 4 Januari 2020, ada beberapa item yang menjadi acuan Pemkab Batola dalam melaksanakan program kerjanya.

SALAH satunya mengintegrasikan infrastruktur wilayah yang mendukung kemandirian desa dan penataan kota,meningkatkan perekonomian masyarakat melalui inovasi tekhnologi berbasis pertanian.


HAL tersebut disampaikan Bupati Barito Kuala Hj.Noormiliyani, saat menggelar jumpa pers di Marabahan, Senin (30/12/2019).

Selain infrastruktur, Bupati juga menegaskan soal peningkatan
kualitas ketaqwaan, kecerdasan, kesehatan dan profesionalitas sumber daya manusia serta tata kelola pemerintahan yang terbuka dan melayani, juga menjadi program Pemkab Batola kedepannya.

” Sesuai data BPS, ada sekitar 19 desa yang tertinggal di kabupaten Barito Kuala. Di tahun 2018 ada 16 desa, di tambah tahun 2019 ada 3 desa ”

” Oleh karena itu, program bedah kampung yang berintegrasi, adalah upaya pembangunan dikawasan pedesaan, menyangkut bidang infrastruktur, ekonomi dan sumber daya manusia,” jelas bupati.

Untuk hari jadi ke 60, Pemkab Barito Kuala akan mengusung tema ” Mehas Bagawi Handeyah Biti Batola Setara ” atau menuju Batola SETARA, Satu Kata, Satu Rasa Membangun Desa Menata Kota.***

akhmad kusasi fauzi