![]()
suara banua news- MARTAPURA, Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Banjar bersama satgas Pangan Polres Banjar menggelar sidak pasar untuk kebutuhan pokok jenis Gula di Pasar Thayibah Martapura Rabu Pagi (11/3/2020).
DARI HASIL SIDAK tersebut belum ditemukan harga kebutuhan pokok untuk khusus komuditas gula yang melonjak tajam, harga di tingkat distributor pun masih tergolong stabil.
Kadisperindag Kabupaten Banjar I Gusti Made Suryawati menerangkan sejak Senin hingga Rabu 9 -11 maret harga di tingkat distributor masih Rp.16.000,- dan di tingkat eceran hanya sekitar Rp.17.000,-.
” Dari hasil sidak hari ini kami tidak menemukan harga gula yang diluar kewajaran semuanya masih stabil menurut kami ” terangnya.
![]()
Harga di tingkat eceran pun menurut Made masih bisa ditekan, karena pihak distributor masih bisa menurunkan harga jual di tingkat pengecer apabila mereka membeli secara grosir.
” Dari hasil pemantauan tim di 2 Distributor gula yang ada di Kabupaten Banjar ada ketersediaan stok gula sebanyak 200-500 kilogram ” imbuhnya.
Pada kondisi saat ini menurut Made para Distributor tidak berani menumpuk ataupun menimbun stok gula mereka, hal ini dikarenakan mereka khawatir apabila terjadi penurunan harga marga yang justru rugi adalah mereka sendiri.
” Saya menghimbau masyarakat kabupaten Banjar jangan panik terkait harga gula yang belum stabil, dan bagi para pelaku usaha jangan menurunkan kualitas dan rasa atas kondisi ini ” tandasnya.
Kepala Bidang Perdagangan Disperindag Kabupaten Banjar Jimmy menambahkan, bahwa saat ini bahwa harga gula Kristal di seluruh Indonesia sedang mengalami kenaikan.
Namun begitu Kementrian perdagangan pusat saat ini akan membuka rekomendasi impor raw sugar atau gula mentah sebesar 438.802 ton menjadi White sugar atau gula siap konsumsi oleh bulog 29.750 ton dan sisanya diolah pihak swasta untuk mengantisipasi kenaikan harga. Kebijakan Impor tersebut sesuai dengan Permendag no 14 tahun 2020 tentang impor Gula.
” Estimasi pengiriman diperkirakan dalam dua minggu kedepan barang siap dan harapkan diawal April 2020 bisa didistribusikan ke seluruh Indonesia ” ucapnya.
Jimmy menambahkan, terkait peringatan para distributor gula di Kabupaten banjar untuk tidak menimbun stock gula sudah mereka sampaikan, dan apabila ada distributor gula yang nakal maka sanksi pidana siap menjeratnya.***
budi s
![]()
***

















