![]()
suara banua news – MARTAPURA, Pemerintah Kabupaten Banjar tengah mendata sebanyak 19 ribu lebih warga tidak mampu yang terdampak pandemi Covid-19 dan dari jumlah tersebut 9600 lebih data yang masuk harus melalui proses validasi oleh Kementrian Sosial.
Hal TERSEBUT langsung diungkapkan oleh Kadinsos Kabupaten Banjar Ahmadi saat ditemui diruang kerjanya selasa siang (21/4).
Dirinya mengungkapkan sampai saat ini Dinsos Kabupaten Banjar masih belum mensalurkan bantuan resmi Tunai Covid-19 tersebut, karena saat ini sedang masuk fase pendataan.
Pemberian Bansos Tunai senilai 600 ribu selama 3 bulan untuk Keluarga Penerima Manfaat (KPM) tersebut berdasarkan rencana Pemerintah Kabupaten Banjar menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di 6 wilayah kecamatan yang kini dalam status zona merah.
Ke 6 wilayah kecamatan tersebut adalah Kecamatan Kertak Hanyar, Kecamatan Gambut, Kecamatan Martapura Kota, Kecamatan Sei Tabuk, Kecamatan Tatah Makmur, dan Kecamatan Martapura Timur.
Selain bantuan tunai, akam ada juga bantuan paket sembako yang komponennya terdiri dari beras 10kilo, Gula, tepung, minyak, susu, telur dan lain lain senilai 200 ribu untuk kebutuhan selama satu minggu.
Bantuan tunai Covid-19 ini berbeda dengan bantuan program sosial seperti PKH
Maupun BPMT, dan Dinsos sendiri menjaga agar data tersebut tidak terjadi tumpang tindih dengan lebih menyeleksi lagi data yang diusulkan oleh tim Puskesos yang ada di setiap desa di Kabupaten Banjar.
” Pemkab Banjar telah menyiapkan sebanyak 30 ribu paket bantuan yang nantinya akan dibagikan selama penerapan PSBB skala wilayah tersebut ” tukang.
Penyerahan maupun Pencairan bantuan tersebut nantinya akan dibagi saat menjelang ramadhan dan menjelang masuk sekolah.
![]()
Data KPM yang ada di Dinsos Kabupaten Banjar saat ini ada sebanyak 19.027 lebih KPM, 9600 diantaranya masih harus divalidasi oleh pihak kelurahan, untuk dimasukkan dalam database KPM di Kemensos. Sementara untuk diketahui jatah KPM di Kabupaten Banjar ada sebanyak 170 ribu lebih.
” Untuk pendiatribusian bantuan tersebuy nanti akan dikirimkan via Kantor POS yang akan langsung menyerahkan bantuan tersebut kepada KPM sesuai By Name By Adres ” tandasnya.***
budi setiawan


















