![]()
suara banua news – BANJAR, Kabupaten Banjar mulai mengembangkan pariwisata dalam semarak budaya ngopi. Karena jika dimanfaatkan, potensi wisata dan kopi bisa menjadi penyanggah ekonomi bagi masyarakat setempat.
SALAH satu potensi yang bakal dikembangkan itu adalah Kopi Aranio. Kopi ini sudah sejak lama.dikenal di Kabupaten Banjar. Apalagi di kawasan Kecamatan Aranio banyak terdapat obyek wisata.
Jika kedua potensi ini bisa dipadukan dan.dikembangkan, maka roda perekonomian masyarakanya akan akan ikut berkembang.
Melalui Seksi Pengembangan Ekonomi Kreatif, Bidang Pemasaran Wisata, Dinas Kebudayaan Pariwisata Kabupaten Banjar, potensi ini mulai di sentuh.
Masyarakat di lokasi kawasannya destinasi wisata yang ada di Kecamatan Aranio, diberikan pelatihan soal memproduksi suvenir atau cenderamata khas Aranio. Seperti pengharum mobil berbahan kopi.
Selain itu, peserta juga diberikan pelatihan cara membuat minuman kopi kekinian dengan aroma kopi yang khas pula.
Kesemuanya itu dipersiapkan dalam upaya memberikan pelayanan keperawisataan serta membuka peluang usaha baru.
Dalam mendukung potensi wisata dan kopi ini dapat bersinergi, Forum CSR /TSP/PPM Kabupaten Banjar, telah mengucurkan bantuan berupa uang tunai sebesar Rp. 18 juta untuk pembelian alat pembuatan souvenir kopi dan Minuman kekinian bahan dasar Kopi Aranio.
Bantuan tersebut diserahkan langsung Bupati Banjar H. Khalillurahman kepada Ketua Pokdarwis Pesona Riam Kanan Desa Tiwingan Lama, Senin 21 Desember 2020 di Mahligai Sultan Adam Martapura.
Adanya bantuan ini merupakan sinergitas antara program pemerintah daerah dan dunia usaha melalui forum CSR/TSP/PPM Kabupaten Banjar.***


















