suara banua news – BANJAR, Badan Kesbangpol Kabupaten Banjar memprediksi Pemilik Suara Ulang (PSU) Pemilihan Kepala Daerah Provinsi Kalimantan Selatan di Kabupaten Banjar diyakini aman terkendali, meskipun cenderung terjadi penurunan persentase pemilih.

HAL TERSEBUT diungkapkan langsung oleh Kepala Kesbangpol Kabupaten Banjar Aslam kepada suara banua news diruang kerjanya s
Senin (17/5/2021).

Penurunan pemilih ini menurut Aslam, dikarenakan pemilihan suara ulang, bukan memilih bupati, melainkan gubernur, yang mana hal tersebut tidak terlalu berpengaruh kepada daerah khususnya Kabupaten Banjar?


” Seandainya PSU memilih kembali bupati, saya yakin antusias masyarakat Kabupaten Banjar akan kembali tinggi,” ujarnya.

Tidak hanya itu, Aslam kembali menjelaskan bahwa, walaupun diprediksi nantinya pemilih di PSU akan menurun, namun pihaknya memastikan bahwa suasana PSU di kabupaten Banjar akan cenderung aman dan tidak ada tanda tanda akan terjadi gesekan atau benturan antar kelompok pendukung paslon.

” Kami sudah memantau kelompok serta organisasi masyarakat baik itu para pendukung masing masing paslon ataupun yang bukan, dan mereka berkomitmen menjaga keamanan dan ketertiban wilayahnya masing masing,” timpalnya.

Aslam kembali berpesan kepada masyarakat kabupaten Banjar, siapapun nantinya terpilih, masyarakat Kabupaten Banjar bisa menerimamya sebagai keputusan bersama, dan berharap gubernur yang terpilih nanti bisa menjalankan tugas dan amanahnya dengan baik.

Untuk diketahui, ada sebanyak 152.577 pemilih dari 502 TPS di Kabupaten Banjar yang dinyatakan berhak mendapatkan surat suara PSU Pilgub Kalsel, pasca putusan Mahkamah Konstitusi RI di 5 kecamatan yaitu Kecamatan Martapura, Astambul, Mataraman, Sambung Makmur dan Aluh Aluh.***
budi setiawan sbn