![]()
suara banua news – KALSEL, Asosiasi Kontraktor Nasional (ASKONAS) perwakilan Kalimantan Selatan, berharap para kontraktor lokal dalam bekerja menghindari yang namanya “makelar proyek”
SELAIN membahayakan, juga bakal membuat hidup tak senang tidurpun tak tenang.
Demikian yang disampaikan oleh Ketua ASKONAS Kalsel H.Makmur saat dimintai tanggapannya terkait adanya indikasi dugaan rekaman suara komitmen fee proyek yang meresahkan para kontrakan lokal di Kabupaten Banjar saat ini, Senin (7/3/2022).
Menurutnya, selama ini dirinya tidak pernah mau menggunakan jasa makelar proyek dan lebih memilih jalur lelang murni dalam setiap upaya mendapatkan paket proyek pekerjaan. Karena sebutnya jalur murni tersebut adalah jalur paling aman dan minim resiko.
Diungkapkannya, dalam menjalankan pekerjaan proyeknya dirinya tidak pernah mengenal istilah ‘fee proyek’, hal tersebut dikarenakan dirinya menjamin kualitas hasil pekerjaannya.
Terkait adanya dugaan rekaman suara komitmen fee proyek, hal itu tergantung kesepakatan kontraktor dengan pihak terkait? Yang jelas dirinya tidak pernah membuat kesepakatan itu ( komitmen fee proyek).
” Saya tidak pernah membicarakan komitmen fee proyek dalam setiap pekerjaan proyek saya. Karena itu akan mempengaruhi kualitas ataupun hasil pekerjaan saya nantinya,” ungkapnya.
Kenapa banyak kontraktor saat ini menggunakan jalur atau jasa makelar dalam mendapatkan proyek, dikarenakan mereka terbuai angan angan bisa mendapatkan paket proyek dalam konteks kuantitas bukan pada kualitas maupun optimalitas.
Akibatnya banyak dari mereka terjebak dalam masalah. Berharap untung banyak, malah jadi buntung bertubi tubi, jelasnya.
” Walaupun jumlah paket proyek yang saya dapat dari jalur murni terbilang sedikit. Namun hal itu membuat hidup saya senang dan bisa tidur dengan tenang,” katanya.
Diungkapkannya lagi, setiap paket proyek di pemerintahan itu alangkah idealnya tanpa fee.
Hal ini, dimaksudkan untuk menghindari masalah dan mengantisipasi permainan oknum pejabat ataupun ASN yang nantinya juga bisa menyeret banyak pihak kedalam masalah tersebut.
” Saya berharap kawan kawan kontraktor yang tergabung dalam ASKONAS Kalsel sebisa mungkin menghindari yang namanya ‘makelar’ dan juga deal fee proyek bila ingin selamat dan terhindar dari masalah yang ditimbulkan nantinya,” tandasnya.***
budi ssbn
foto ilustrasi
![]()


















