suara banua news – MARTAPURA, Sebanyak 40 pelaku usaha meriahkan Pasar Wadai Ramadhan 1444.H di Alun Alun RTH Ratu Zalecha Martapura, yang terdiri dari 18 pedagang binaan Perumda Pasar Bauntung Batuah (PBB) dan 17 pelaku UMKM binaan Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perindustrian dan Perdagangan (DKUMPP).
SELAIN itu ada 5 peserta pelaku usaha ekonomi kreatif binaan Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disbudporapar) Banjar.
Ketua Pelaksana sekaligus Kabid Kebudayaan pada Disbudporapar, Tisnohadi Harimurti, menyampaikan, perbedaan event tersebut dengan tahun sebelumnya terlihat dari segi formasi tenda dan susunan meja kembali mengikuti pada 2019 lalu sebelum pandemi Covid-19, yakni berbentuk L.
Sebagian stan berada di kawasan Jalan Kenanga dan sebagiannya lagi di Jalan Suka Ramai.
Pemilihan lokasi ini lanjutnya, berdasarkan pertimbangan evaluasi dan diskusi Bupati Banjar dengan wakilnya untuk menarik pengunjung dari dua sisi jalan dengan harapan pendapatan para pelaku usaha bisa meningkat di tahun ini.
Pihaknya juga sudah menyeleksi pedagang makanan dan melakukan sosialisasi untuk menjual makanan yang tidak mengandung bahan makanan yang membahayakan.
“Satu minggu sebelum pelaksanaan kegiatan pasar wadai kami mengundang peserta atau pedagang dalam kegiatan technical meeting di aula Disbudporapar, ” jelasnya Tisno Hadi.
Dalam pertemuan teknis itu pihaknya sampaikan syarat dan ketentuan kepesertaan Pasar Wadai Ramadhan termasuk sosialisasi kesehatan pangan.
“Mulai dari proses pemilihan bahan baku, pengolahan, transportasi hingga penyajian di tempat berjualan,” sambungnya Tisno Hadi.
Ditekankan dia juga untuk tidak menggunakan bahan yang tidak diizinkan untuk pengolahan makanan seperti pemanis buatan dan pewarna bukan untuk makanan.
Pasar Wadai Ramadhan 1444 H Martapura 2023 buka dari pukul 15.00 hingga 19.00 Wita, menjual berbagai kuliner khas Banjar, seperti kue dan masakan lainnya.***

















