suara banua news – BATOLA, Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat ( FKDM ) Kabupaten Batola memberikan pembekalan kepada anggota dari perwakilan 17 kecamatan di Barito Kuala.

PEMBEKALAN dan rapat koordinasi FKDM ini, dalam upaya mengantisipasi terjadinya kerawanan seperti sosial budaya, ekonomi, politik dan kamtibmas, menjelang pilkada pilkada 2024.


Sebagai narasumber dalam Kegiatan ini,
Batola, I Made Wiarsana dari Wakil FKDM Batola dan Suswanto Putro Bendara FKDM Batola.

Ketua FKDM Batola Jamhuri, menjelaskan, pembekalan yang diberikan pada anggota FKDM, berisi tentang gambaran fungsi FKDM Kecamatan.

” Hal yang utama fungsi dari adanya anggota FKDM Kecamatan seperti mengkomunikasikan, mengumpulkan data informasi/bahan keterangan yang terjadi diwilayah yang berpotensi menimbulkan Ancaman, Tantangan, Hambatan, dan Gangguan,” kata Jamhuri.

Selanjutnya melaporkan informasi yang diperoleh tersebut kepada Tim Kewaspadaan Dini Daerah tingkat Kabupaten/ Kecamatan sebagai pedoman mengambil suatu kebijakan. Dan FKDM dalam melaporkan informasi sesuai dengan tingkatan atau hirarki.

” FKDM dalam melaksanakan tugas bersifat tertutup/senyap agar informasi yang didapat lengkap dan akurat, sehingga sebisa mungkin ketika bertugas tidak perlu menunjukkan identitas sebagai seorang anggota FKDM,” sambung Jamhuri

Seperti saat ini dalam menjelang tahapan Pemilu 2024 khususnya masa kampanye serta musim penghujan agar FKDM dapat meningkatkan kewaspadaan dini dan selalu bersinergi dan berkolaborasi dengan aparatur pemerintah setempat dalam upaya menciptakan kondusifitas wilayah.

Kepala Kesbangpol Kabupaten Batola yang di wakili oleh Kabid Penanganan Konflik dan Kewaspadaan Nasional Gusti Eddy Jatgmika mengatakan, pihaknya memahami, jika teman-teman FKDM belum maksimal dalam bertugas, sehingga kami Bakesbangpol membuka pintu 24 jam..

Silahkan, apabila ingin konsultasi dan belajar bersama untuk mendukung kelancaran tugas tugas FKDM seperti bagaimana mengumpulkan informasi dan membuat laporan yang baik dan tepat.

Salah satu tujuan kegiatan itu, yakni dalam rangka pembahasan rencana program dan kegiatan yang akan dilaksanakan oleh FKDM Kabupaten Batola pada tahun 2024.

Terkait situasi ATHG (ancaman, tantangan, hambatan, dan gangguan) wilayah Kalimantan Selatan khususnya di Kabupaten Barito Kuala, lanjutnya. ***
Ahim sbn