suara banua news -MARTAPURA, Wakil Menteri Koperasi dan UKM RI, Helvi Moraza, mendorong pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kabupaten Banjar untuk naik kelas melalui inovasi dan pemanfaatan teknologi digital.

HAL ini disampaikannya saat kunjungan kerja ke Kabupaten Banjar pada Jumat 20 Juni 2025 di Mahligai Sultan Adam. Kunjungan tersebut disambut langsung oleh Bupati Banjar, H. Saidi Mansyur.


Wamen Moraza mengapresiasi semangat para pelaku UMKM Banjar yang bergerak di berbagai sektor, mulai dari kuliner, kerajinan hingga industri kreatif.

Beliau menekankan komitmen pemerintah pusat dalam mendukung ekosistem UMKM, khususnya di daerah berpotensi besar seperti Kabupaten Banjar.

“Inovasi dan digitalisasi adalah kunci untuk menembus pasar yang lebih luas, termasuk pasar ekspor,” kata Wamen Moraza.

Bupati Banjar, H. Saidi Mansyur, menyambut baik kunjungan tersebut dan menyebutnya sebagai momentum strategis bagi kemajuan UMKM lokal.

Pemkab Banjar sendiri telah menyediakan berbagai program pendukung, seperti pinjaman tanpa bunga (Kurma Manis dan KUR), pelatihan kemasan dan desain produk, kerjasama dengan Indomaret untuk penyediaan freezer, serta bantuan pengurusan NIB, sertifikasi halal, dan izin BPOM.

Kepala Dinas Koperasi, UMKM, Perindustrian dan Perdagangan (DKUMPP) Banjar, I Gusti Made Suryawati, melaporkan terdapat 67.258 pelaku UMKM di Kabupaten Banjar.

Dia berharap Kabupaten Banjar kembali mendapatkan Dana Alokasi Khusus (DAK) Non Fiskal dari pemerintah pusat untuk peningkatan kapasitas sumber daya UMKM.

Kunjungan diakhiri dengan peninjauan ke pasar tradisional di Martapura untuk melihat langsung aktivitas ekonomi dan potensi pengembangan UMKM.

Kunjungan ini diharapkan memberikan dampak positif bagi pertumbuhan dan perkembangan UMKM di Kabupaten Banjar.***