sbn- BANJAR, Bupati Banjar H Saidi Mansyur bersama jajaran melakukan peninjauan langsung lokasi bencana di Kecamatan Aranio.
KUNJUNGAN tersebut dilakukan di dua titik terdampak utama, yaitu ruas jalan Gunung Payung Desa Tiwingan Lama yang tertutup material tanah longsor, dan jembatan putus di Dusun Kampung Baru Desa Aranio.
Di lokasi jalan Gunung Payung, Bupati menyaksikan proses penanganan yang dilakukan petugas dengan alat berat untuk membersihkan longsoran.
Melalui Plt Kalak BPBD Kabupaten Banjar Yayan Daryanto, pihaknya menyampaikan telah merespons cepat setelah menerima laporan dari masyarakat, sekaligus menangani kasus banjir yang terjadi bersamaan.
“Longsor terjadi di beberapa titik, dengan lokasi terparah di arah Tiwingan Lama. Selain itu, tercatat sekitar tujuh titik longsor dan dua titik yang berpotensi mengalami longsor susulan,” jelasnya.
Saat ini, prioritas utama adalah menyelesaikan titik paling parah agar akses masyarakat dapat kembali normal.
Yayan menambahkan bahwa kejadian longsor di wilayah ini bersifat berulang, sehingga diperlukan koordinasi lintas sektor mengingat kawasan terdampak mencakup pemukiman masyarakat.
![]()
Pihaknya juga mengimbau warga untuk tetap waspada saat cuaca ekstrem dan segera melaporkan setiap potensi bahaya kepada instansi terkait.
Sementara itu, Plt Camat Aranio Riza R mengungkapkan bahwa berdasarkan informasi Konsultan Provinsi Kalimantan Selatan, longsor susulan berpotensi terjadi jika hujan kembali turun.
Masyarakat yang melintas di kawasan Gunung Payung Desa Tiwingan Lama diminta untuk tetap berhati-hati.***

















