sbn- BANJAR, Bupati Kabupaten Banjar Saidi Mansyur melakukan kunjungan langsung ke kawasan Desa Bincau Martapura untuk meninjau kondisi warga korban banjir, sekaligus memastikan penanganan darurat berjalan optimal dan kebutuhan logistik tetap terpenuhi.
SELAIN Desa Bincau, Bupati juga memantau penanganan banjir di beberapa wilayah lain yang terdampak di Kabupaten Banjar.
Bupati menyusuri Jalan Melati dan berbincang langsung dengan warga yang masih bertahan di rumah, dengan genangan air masih terlihat di beberapa titik.
“Dari pemantauan lapangan, air mulai surut sekitar 30 hingga 40 sentimeter. Sebelumnya, banjir merendam kawasan hingga setinggi lutut orang dewasa,” kata Saidi Mansyur, saat menanyakan kondisi kesehatan warga dan perkembangan ketinggian air.
Meskipun kondisi mulai membaik, Bupati mengingatkan masyarakat agar tidak lengah.
Menurut prakiraan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), potensi hujan intensitas tinggi masih bisa terjadi hingga Januari 2026.
“Kita berharap cuaca lebih bersahabat, namun masyarakat harus waspada terhadap kemungkinan banjir susulan,” ungkapnya.
Bupati juga menekankan bahwa kesiapsiagaan difokuskan tidak hanya di Kecamatan Martapura, melainkan juga wilayah lain yang rawan banjir.
Seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten Banjar diminta tetap siaga dengan menyiapkan peralatan dan sumber daya yang dibutuhkan.
![]()
Dalam penanganan bencana ini, pemerintah daerah telah menurunkan tim kesehatan untuk pelayanan langsung, sementara Satpol PP bersama DPKP melakukan evakuasi bagi kelompok rentan.
Beberapa lokasi pengungsian sementara juga telah disiapkan, seperti aula BKPSDM, aula kecamatan, dan fasilitas umum lainnya.
“Semua perangkat daerah bekerja sesuai tugas dan tanggung jawabnya agar penanganan banjir berjalan maksimal dan masyarakat tetap mendapatkan pelayanan,” kata Bupati Saidi Mansyur.***

















