sbn- MARTAPURA,Jumlah jemaah haji Kabupaten Banjar tahun 2026 mengalami peningkatan signifikan hingga 45 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

DARI yang sebelumnya hanya 462 orang, tahun ini tercatat sebanyak 671 orang yang akan diberangkatkan.


Hal tersebut dipaparkan Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Banjar, H Erfan Maulana, saat audiensi dengan Bupati Banjar di Mahligai Sultan Adam, Jumat (10/4/2026).

Dalam kesempatan itu, ia didampingi Kasi Bina Haji, H Akhmad Nisfuwani.

Secara teknis, keberangkatan akan dibagi menjadi lima kelompok terbang (kloter) secara bertahap, dimulai dari akhir April hingga pertengahan Mei mendatang.

Pemerintah daerah telah menunjuk sejumlah petugas inti, mulai dari Ketua Kloter, Pembimbing Ibadah, hingga tim medis yang terdiri dari dokter dan perawat untuk mendampingi selama di Tanah Suci.

Kesiapan Administrasi dan Kesehatan
H Erfan memastikan seluruh administrasi jemaah telah rampung 100 persen, termasuk pengumpulan paspor dan proses bio-visa.

Kepesertaan BPJS Kesehatan seluruh calon jemaah juga dinyatakan aktif dan valid.

Meski demikian, pihaknya mengakui adanya tantangan dari sisi usia. Mayoritas jemaah berada pada rentang usia 41 hingga 70 tahun yang membutuhkan perhatian ekstra.

Oleh sebab itu, diterapkan strategi pemantauan kesehatan mandiri dan pendampingan khusus bagi jemaah berisiko tinggi.

Sementara itu, data menunjukkan jumlah pendaftar antrean haji di Banjar mencapai 18.017 orang dengan estimasi waktu tunggu sekitar 30 tahun.

Bupati Banjar memberikan apresiasi atas kesiapan yang telah dilakukan.

Bupati menekankan pentingnya sinergi dan koordinasi yang kuat antar instansi agar pelayanan haji tahun ini dapat berjalan lancar, aman, dan nyaman bagi seluruh jemaah.***