sbn-MARTAPURA,Pemerintah Kabupaten Banjar melalui program Kurma Manis kembali membuka peluang luas bagi para pelaku usaha untuk mendapatkan tambahan modal kerja tanpa bunga.
HINGGA Mei 2026, program yang telah berjalan selama lima tahun ini tercatat telah membantu ribuan pelaku usaha, namun peluang masih sangat terbuka luas mengingat dana yang tersedia masih mencukupi.
Kepala Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Martapura, Ari Rosadi mengungkapkan, mayoritas nasabah yang tercatat berasal dari daerah-daerah terpencil yang tidak terjangkau oleh bank umum.
“Nasabah kami kebanyakan ada di pelosok. Ada daerah seperti Aluh-Aluh, kami survei saja harus naik kapal”
“Di mana bank umum tidak bisa masuk, Kurma Manis dari BPR bisa masuk. Mereka betul-betul membutuhkan dan belum tersentuh lembaga keuangan lain,” kata Ari Rosadi saat ditemui di kantor BPR Martapura, Jumat (8/5/2026).
“Pada tahun 2026 ini dana masih ada dan cukup. Kami mengajak seluruh pelaku usaha untuk tidak ragu mengajukan permohonan”
“Program ini dirancang khusus untuk menggerakkan roda ekonomi masyarakat,” sambungnya.
Skema pinjaman dibedakan menjadi dua jenis agar bisa disesuaikan dengan skala usaha.
Selain berfungsi mendongkrak ekonomi masyarakat, program ini juga terbukti memberikan kontribusi nyata bagi keuangan daerah.
Berkat dukungan penyertaan modal pemerintah daerah, Kurma Manis mampu berkontribusi pada Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Banjar yang mendekati angka Rp1 miliar di tahun 2025 lalu.
“Program ini sangat bermanfaat untuk peningkatan ekonomi daerah dan harus terus didukung. Kehadirannya sangat dirasakan, terutama oleh warga di wilayah pelosok yang sebelumnya belum tersentuh layanan keuangan,” lanjutnya Ari.***


















