sbn-MARTAPURA, Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Provinsi Kalimantan Selatan menyelenggarakan kegiatan penyampaian catatan hasil Evaluasi Perencanaan dan Penganggaran (EVRAN) Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2026 Pemerintah Kabupaten Banjar.
PERWAKILAN BPKP Provinsi Kalsel, Sunaryo Wisnu, menjelaskan pelaksanaan evaluasi ini bertujuan memastikan terciptanya keselarasan antara perencanaan pembangunan daerah dengan penyusunan anggaran yang telah ditetapkan pemerintah daerah.
“Kualitas perencanaan dan penganggaran yang baik menjadi faktor penentu keberhasilan program prioritas, agar tepat sasaran dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” jelasnya.
Dalam kesempatan tersebut, BPKP juga menyampaikan sejumlah catatan penting yang menjadi perhatian, antara lain terkait sinkronisasi program antar perangkat daerah, efektivitas penggunaan anggaran, serta penguatan indikator kinerja pada sektor-sektor prioritas.
Catatan ini diharapkan menjadi bahan evaluasi dan perbaikan bagi pemerintah daerah dalam menyusun kebijakan ke depannya.
Kegiatan ini sekaligus menjadi wadah diskusi antara BPKP dan Pemkab Banjar untuk memperkuat tata kelola perencanaan dan penganggaran.
Berbagai masukan dan strategi disampaikan guna meningkatkan kualitas pelayanan publik serta mendukung pembangunan daerah yang lebih terarah, efektif, dan berkelanjutan.
Turut hadir dalam kegiatan ini Kepala Bapperida Kabupaten Banjar Anna Rosida Santi, Kepala BPKPAD Nashrullah Shadiq, Kabag Hukum Ahmad Rizal Putra Jan Sumarta, perwakilan Inspektorat, serta perangkat daerah yang menangani penganggaran di sektor pendidikan, pengentasan kemiskinan, kesehatan, penurunan stunting, dan ketahanan pangan.***


















