sbn- ALUH-ALUH, Kondisi jembatan kayu ulin di Jalan Perus, Desa Terapu, Kecamatan Aluh-Aluh, kian mengkhawatirkan.
BANGUNAN sepanjang 25 meter dan lebar 1,5 meter itu tampak lapuk dan rawan membahayakan siapa pun yang melintas.
Menyadari risiko tersebut, warga pun bergerak bersama melakukan perbaikan darurat.
Jailani, Pambakal (Kepala Desa) Terapu, menyebut jembatan ini bukan sekadar jalan biasa, Jembatan ini adalah satu-satunya penghubung bagi enam desa di kawasan itu. Jika terputus, aktivitas warga akan terganggu.
“Kami perbaiki seadanya dulu agar tidak makin rusak. Tapi ini belum cukup, kami sangat berharap pemerintah daerah segera turun tangan untuk perbaikan permanen,” harap Jailani.
![]()
Setiap hari, ratusan pengendara roda dua melintas di jembatan tersebut untuk beraktivitas.
Perbaikan sementara ini dibiayai dari Dana Desa 2026, namun kemampuannya terbatas.
Warga berharap perhatian pemerintah segera datang sebelum musibah terjadi? ***
![]()


















