sbn-NASIONAL, Sebuah potret bersejarah tahun 1974 mengungkap gaya kepemimpinan Presiden kedua RI, Soeharto.
DALAM kunjungan rahasianya ke Desa Jonggol, Bogor, Jawa Barat, Soeharto tampak berjalan dengan bantuan tongkat yang disandarkan pada ajudan pribadinya, Letnan Kolonel (Czi) Tri Sutrisno.
Kunjungan ini dilakukan secara incognito, tanpa pemberitahuan kepada pejabat daerah sekalipun.
Hanya tiga kendaraan yang digunakan, berisi pengawal, dokter, dan mekanik. Bahkan Gubernur, Walikota, hingga Bupati tidak diberi tahu.
Tujuannya sederhana: melihat realita apa adanya, bukan laporan “asal bapak senang”. Hanya Mayjen LB Moerdani yang mengetahui rencana perjalanan ini.
Sebagai anak seorang petani, Soeharto sangat dekat dengan rakyat. Dia langsung berbicara dengan para petani, menyemangati mereka di ladang.
Langkah ini membuahkan hasil nyata — Indonesia berhasil mencapai swasembada beras, dan harga beras menjadi sangat terjangkau karena ketersediaannya melimpah.***


















