suara banua news- BANJAR, Lembaga Adat Desa (LAD) Desa Pau Kecamatan Aranio Kabupaten Banjar menggelar Seserahaan Hutan di objek wisata Batu Balian Senin malam (20/9/2021).

ASPANI Alpawi Kepala Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Penyaluhan Indah Desa Paau, mengungkapkan bahwa acara seserahan hutan ini sudah menjadi agenda rutin tahunan selama 5 generasi setelah momen panen hasil alam di saat bulan purnama.

Aspani menambahkan dalam acara Seserahan Hutan ini, warga Desa Paau nantinya akan menyiapkan sebanyak 41 macam kue yang mana bahan dasarnya terbuat dari ketan.


” Kuenya biasanya berbentuk hewan dan tumbuhan sebagai simbol bentuk kesejahteraan masyarakat Desa Paau,” terang Aspani.

Lebih jauh pria yang akrab disapa Awi ini membeberkan, acara Seserahan Hutan ini juga akan menampilkan sajian kesenian budaya sekaligus adalah salah satu bagian dari ritual tutup hutan yang nantinya akan dilaksanakan oleh warga selama 7 hari atau sepekan.

” Ritual Tutup Hutan ini, artinya selama 7 hari kedepan setelah acara seserahan Hutan, warga desa dilarang masuk & beraktifitas dalam hutan, sampai dengan akhirnya ketua balai adat membuka kembali prosesi adat buka hutan dengan ritual kembali seperti pembacaan mantra dan pemotongan ranting pohon,” bebernya.

Aspani melanjutkan, acara seserahan hutan ini sekaligus manifestasi atau wujud rasa syukur atas hasil alam yang sudah diterima dan dinikmati oleh penduduk Desa Paau.

” Kami berharap, melalui seserahan hutan ini warga desa bisa mendapatkan hasil hutan berlimpah dan keselamatan selama beraktifitas dihutan dengan ijin dan pertolongan sang Pencipta,” tandasnya.***
budi s sbn