suara banua news – MARTAPURA, Bupati Saidi Mansyur melakukan penandatanganan perjanjian komitmen inovasi dilingkup Pemkab Banjar. Penandatanganan tersebut untuk mewujudkan penyelenggaraan pemerintahan yang bersih, kapabel dan peningkatkan kualitas pelayanan publik.

MENURUT Saidi Mansyur, inovasi yang dimaksud itu adalah inovasi yang mendukung visi misi Kabupaten Banjar berdasarkan dokumen perencanaan pembangunan daerah sehingga tercapainya major project di daerah.


Salah satu upaya untuk merealisasikan hal tersebut maka dilaksanakan penandatanganan perjanjian inovasi daerah yang bertujuan untuk mempertegas seluruh perangkat daerah berkomitmen untuk berinovasi guna meningkatkan kinerja dan pelayanan kepada masyarakat, jelasnya.

Saidi Mansyur juga meminta para kepala perangkat daerah untuk memenuhi perjanjian yang ditandatangani.

Kemudian melakukan monitoring dan evaluasi secara berkelanjutan terhadap inovasi-inovasi yang telah diterbitkan serta terus mengembangkannya.

Tak hanya dorongan dan semangat yang akan diberikan, tetapi juga reward bagi inovator yang telah membuat inovasi. Terutama yang terbukti dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Banjar, kata Saidi Mansyur.

Berdasarkan keterangan dari Kepala Bappedalitbang Banjar Nashrullah Shadiq, ada, 46 inovasi yang ditandatangani kepala perangkat daerah dan camat dari sebanyak 69 inovasi di tahun 2023. Sedangkan 23 inovasi lainnya 1 dari Kelurahan Murung Keraton dan 22 dari UPT Puskesmas.

“Kami berharap adanya inovasi ini cara SKPD mencapai target-target yang telah ditetapkan menjadi lebih efektif dan efisien,” sambungnya.

Menurutnya, indeks inovasi daerah Kabupaten Banjar tahun 2023 meningkat 57,64 persen dari tahun 2022 yaitu 52.53 persen.

Diharpkan, tahun 2024 indeks tersebut meningkat menjadi 60 persen, sehingga Kabupaten Banjar bisa meraih penghargaan atau insentif daerah dengan kategori sangat Inovatif, lanjutnya. ***