suara banua news – MARTAPURA, Kasatlantas Polres Banjarbaru, AKP Embang Pramono melalui Kanit Gakkum Polres Banjarbaru IPDA Rifani mengatakan, mobil pribadi yang keluar dari Jalan Puyau tidak terlibat dalam kecelakaan lalu lintas di Ratu Elok Banjarbaru pada Minggu 26 Mei 2024.
MENURUTNYA, karena mobil pribadi itu tidak terlibat kecelakaan secara langsung, maka tidak melakukan identifikasi.
Sedangkan soal muatan yang melebihi 8 ton dan diduga membawa bahan peledak, IPDA Junaedi mengatakan pihaknya tidak fokus dalam hal tersebut, pihaknya fokus pada kecelakaannya.
Selain muatan yang berat dan faktor jalan di TKP menurun, kecelakaan juga diduga akibat sopir dari truk nopol DA 8147 PZ tidak menjaga jarak dengan truk yang beriringan di depannya.
“Yang kami fokuskan hanya kecelakaannya dan kendaraan yang terlibat, soal muatan apakah itu melebihi tonase dan diduga membawa bahan peledak, pupuk dan sejenisnya kami tidak fokus kesitu,” jelasnya lagi.
Pihak kepolisian juga memberikan kesempatan kepada truk yang terlibat kecelakaan untuk membongkar muatannya dan mengirimkan ke perusahaan tujuan yang ada di Kabupaten Banjar.
Pada momen tersebut, bongkar muat diawasi oleh pihak kepolisian termasuk Kasatlantas Polres Banjarbaru, AKP Embang Pramono, Kanit Gakkum Polres Banjarbaru, IPDA Junaedi hingga Kasat Intel Polres Banjarbaru, IPTU Arief Ramadhani dan jajarannya.
“Kalau kita sita muatannya, kita yang salah,” tambah Junaedi.
Sementara itu, pihak kepolisian belum mengetahui nama perusahaan jasa angkutan tersebut.
Satu truk bernomor polisi BE 8639 LU diamankan di Polres Banjarbaru. Kemudian, satu truk yang rusak di bagian kabin DA 8147 PZ tidak dibawa ke Polres Banjarbaru, melainkan di titipkan ke bengkel yang ada di Trikora.
IPDA Junaedi menjelaskan, informasi terakhir yang ia dapat sopir yang mengalami luka-luka dibawa ke tukang urut.
“Sopirnya mengalami luka di bagian kaki. Kami tidak bisa memastikan apa ada patah kaki atau seperti apa karena tidak mengecek lebih dalam. Info yang terakhir kami dapat sopirnya dibawa ke tukang urut,” lanjutnya.***
nr sbn


















