SUARA BANUA NEWS – MARTAPURA – BIDANG Tata Ruang Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Banjar, berharap ada sertifikat kelayakan rumah hunian yang dikeluarkan pemerintah menyusul ambruknya 4 buah rumah milik Graha Karunia Lestari (GKL) di Pasar Kamis Tatah Amuntai Rabu (26/6/2019).
” Secara tata ruang pihak perusahaan Graha Karunia Lestari, tidak ada masalah. Tidak tahu soal teknis? Itu kan ada instansi lain yang berwenang untuk itu,” kata Farida Kabid Tata Ruang Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Banjar, Senin (1/7/2019).
KEPASTIAN itu lanjutnya, didapat pihaknya setelah turun ke lokasi ambruknya rumah tersebut.
Saat ini rumah yang ambruk tersebut sudah dibersihkam oleh pihak pengembang. Tidak ada lagi material yang tersisa, semuanya sudah dibersihkan.
Saat ini tutur Farida pihaknya terus melakukan koordinas dengan instansi terkait, termasuk asosiasi pengembang seperti Real Estate Indonesia (REI) guna merumuskan kedepannya bagaimana kriteria rumah layak huni yang diinginkan.
Seperti diketahui pada hari Rabu 26 Juni 2019 Pukul 14.30 Wita di perumahan Graha Karunia Lestari 3 Jl.Tatah Amuntai Desa Pasar Kamis RT. 03 RW. 01 Kec. Kertak Hanyar Kab. Banjar telah terjadi kecelakaan kerja tukang saat melakukan perbaikan bangunan kantor pemasaran Graha Karunia Lestari yang miring dan mengakibatkan 7 orang mengalami luka ringan.***(Rm)

















