suara banua news – MARTAPURA, Dinas Kesehatan Kabupaten Banjar berencana merelokasi tiga Puskesmas yang kerap terdampak banjir dan memiliki kendala lahan.
KEPALA Bidang Sumber Daya Kesehatan, dr. H. Noripansyah, membenarkan rencana tersebut. Ketiga Puskesmas yang akan direlokasi adalah Puskesmas Martapura Barat, Puskesmas Karang Intan 2, dan Puskesmas Pengaron.
Puskesmas Martapura Barat akan dipindahkan sekitar 700 meter dari lokasi sekarang ke lahan Pemkab Banjar yang lebih tinggi dan aman banjir.
Relokasi Puskesmas Karang Intan 2 di Sungai Alang bertujuan mengatasi kendala lahan sempit di lokasi saat ini yang berada di belakang tanah milik warga.
Puskesmas baru akan dibangun dalam radius beberapa ratus meter dari lokasi semula.
Sedangkan Puskesmas Pengaron direlokasi karena kondisi bangunan yang tidak layak dan masalah status tanah. Lokasi baru direncanakan berjarak sekitar 1,5 kilometer.
Pembangunan Puskesmas Martapura Barat dan Karang Intan 2 akan menggunakan Dana Alokasi Khusus (DAK) sebesar Rp 9 miliar lebih.
Sementara relokasi Puskesmas Pengaron menggunakan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) sebesar Rp 12 miliar.
Ketiga proyek saat ini dalam tahap lelang, yang akan diawasi ketat oleh Dinas PUPR dan Kejaksaan untuk memastikan prosesnya sesuai aturan.
Dr. Noripansyah berharap relokasi ini berjalan lancar agar pelayanan kesehatan masyarakat tetap optimal, terutama saat terjadi banjir.***


















