suara banua news -MARTAPURA, Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas I Martapura semarakkan Hari Anak Nasional (HAN) ke-41 tahun 2025 dengan menggelar upacara peringatan dan sekaligus membuka kegiatan Perkemahan Satya Dharma Pemasyarakatan.

ACARA yang berlangsung di halaman LPKA Martapura, Jumat pagi, dihadiri oleh Bupati Banjar H Saidi Mansyur, Kepala LPKA Kelas I Martapura Dwi Hartono, unsur Forkopimda Kabupaten Banjar, kepala SKPD terkait, dan para pembina kepramukaan dari berbagai lembaga.


Bupati Saidi Mansyur, membacakan sambutan tertulis Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan RI, menekankan pentingnya perlindungan dan tumbuh kembang anak sesuai Pasal 28B Ayat (2) UUD 1945.

Beliau menyampaikan bahwa anak, termasuk anak binaan, berhak atas ibadah, pendidikan, kesehatan, makanan bergizi, dan perlakuan manusiawi.

Bupati Saidi juga mengapresiasi kolaborasi LPKA Martapura dengan SMAN 2 Martapura, SMK PGRI 1 Martapura, SLBN 1 Martapura, PKBM Insan Sekumpul, dan BNN Kota Banjarbaru.

Kerja sama ini dinilai penting dalam pembinaan dan pencegahan perilaku menyimpang, termasuk penyalahgunaan narkoba dan korupsi.

Puncak peringatan HAN ditandai dengan penyerahan remisi khusus kepada 25 anak binaan.

23 anak mendapat pengurangan masa pidana, sementara 2 anak lainnya telah bebas lebih awal pada 23 Juli 2025.

Sebagai penutup rangkaian acara, Bupati Saidi Mansyur secara resmi membuka Perkemahan Satya Dharma Pemasyarakatan bertema “Tangguh dalam Cobaan, Tumbuh dalam Pembinaan”.

Perkemahan yang berlangsung selama tiga hari (24-26 Juli 2025) diikuti 55 peserta (45 putri dan 10 putra).

Berbagai kegiatan kepramukaan dan lomba (seperti pioneering, PBB, karya keterampilan, praktik divak, adzan, dan kebersihan kamar) memeriahkan perkemahan tersebut.***
sbn

suara banua news -MARTAPURA, The Class I Martapura Special Child Guidance Institution (LPKA) celebrated the 41st National Children’s Day (HAN) in 2025 by holding a commemoration ceremony and simultaneously opening the Penitentiary Satya Dharma Camping activity.

The event, which took place in the courtyard of the Martapura LPKA on Friday morning, was attended by Banjar Regent H Saidi Mansyur, Head of Martapura Class I LPKA Dwi Hartono, elements of the Banjar Regency Forkopimda (regional leadership coordination forum), relevant SKPD heads (regional government agencies), and various scout leaders from various institutions.

Regent Saidi Mansyur, reading a written speech from the Indonesian Minister of Immigration and Penitentiary, emphasized the importance of child protection and development in accordance with Article 28B Paragraph (2) of the 1945 Constitution.

He conveyed that children, including inmates, have the right to worship, education, health, nutritious food, and humane treatment.

Regent Saidi also appreciated the collaboration between LPKA Martapura and SMAN 2 Martapura, SMK PGRI 1 Martapura, SLBN 1 Martapura, PKBM Insan Sekumpul, and the Banjarbaru City BNN (National Narcotics Agency).

This cooperation is considered important in the guidance and prevention of deviant behavior, including drug abuse and corruption.

The peak of the HAN commemoration was marked by the awarding of special remissions to 25 inmates.

23 children received a reduction in their prison sentences, while 2 other children were released earlier on July 23, 2025.

To conclude the series of events, Regent Saidi Mansyur officially opened the Penitentiary Satya Dharma Camping with the theme “Resilient in Trials, Growing in Guidance”.

The camp, which lasted for three days (July 24-26, 2025), was attended by 55 participants (45 girls and 10 boys).

Various scouting activities and competitions (such as pioneering, PBB (military drills), craft skills, first aid practice, adhan (Islamic call to prayer), and room cleanliness) enlivened the camp.***