sbn – NASIONAL, Presiden Prabowo Subianto menyampaikan apresiasi atas kinerja Kejaksaan Agung yang berhasil mengembalikan dana hasil korupsi sebesar Rp 13 triliun kepada negara.
DANA tersebut diserahkan kepada Menteri Keuangan dan disaksikan langsung oleh Presiden Prabowo.
“Ini adalah tanda-tanda baik di tahun pertama saya menjabat. Saya menyaksikan pemerintah, khususnya Kejaksaan, membuktikan kerja keras dan keberanian dalam menyelamatkan kekayaan negara,” kata Presiden Prabowo dalam pidatonya.
Presiden Prabowo menekankan bahwa dana tersebut dapat digunakan untuk memperbaiki 8.000 sekolah dan membantu kehidupan 5 juta nelayan.
![]()
Presiden juga menyatakan keinginannya untuk terus mengejar aset negara yang diselewengkan.
Namun, Presiden Prabowo juga mengingatkan kejaksaan dan kepolisian untuk tidak mengkriminalisasi hal-hal yang tidak seharusnya.
Prabowo menekankan pentingnya koreksi diri bagi lembaga kejaksaan, menanggapi laporan tentang praktik-praktik yang kurang benar di daerah.
“Jangan mencari-cari perkara, apalagi terhadap orang kecil. Hidup mereka sudah susah, jangan diperberat,” tegas Presiden.
![]()
Presiden mencontohkan kasus anak SD yang ditangkap karena mencuri ayam dan ibu-ibu yang ditangkap karena mencuri pohon, yang menurutnya tidak masuk akal.
Presiden Prabowo menekankan bahwa penegak hukum harus memiliki hati nurani dan tidak menerapkan hukum secara tajam ke bawah, tumpul ke atas.
Presiden bahkan menyatakan telah membantu orang kecil yang terjerat hukum, seperti memberikan beasiswa kepada anak yang mencuri ayam.
![]()
“Rakyat kita sudah pandai dan punya teknologi. Jika ada apa-apa, mereka langsung lapor ke presiden. Saya harus membela mereka. Saudara-saudara harus bantu saya menegakkan kebenaran dan membela yang lemah,” kata Presiden Prabowo.
Prabowo juga menegaskan bahwa negara tidak lemah dan akan menindak tegas siapa pun yang melanggar hukum, meskipun mereka kuat.***

















