sbn-MARTAPURA, Kepala Daerah Saidi Mansyur menginstruksikan seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) untuk segera mengevaluasi program kerja yang memiliki capaian kinerja rendah.

LANGKAH ini dilakukan agar alokasi belanja daerah dapat disusun secara lebih efektif, efisien, dan tepat sasaran, sehingga manfaatnya dapat langsung dirasakan oleh masyarakat luas.


Saidi menegaskan bahwa arahan ini harus ditindaklanjuti hingga ke tingkat staf pelaksana. Ia menekankan pentingnya memastikan setiap program berjalan produktif dan memberikan dampak nyata bagi warga.

Selain evaluasi program, Saidi juga meminta dukungan penuh dari seluruh perangkat daerah terkait pelaksanaan survei efektivitas pengendalian korupsi yang digagas oleh Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP).

Dia mengimbau seluruh pegawai untuk mengisi survei tersebut dengan jujur, objektif, serta bebas dari segala bentuk intervensi.

Hasil survei tersebut nantinya akan dijadikan bahan evaluasi utama guna menyempurnakan tata kelola pemerintahan ke depan.

Pengelolaan aset daerah juga menjadi perhatian utama dalam pertemuan tersebut. Seluruh SKPD diminta meningkatkan ketertiban administrasi barang milik daerah, melakukan rekonsiliasi data secara berkala, serta memastikan pencatatan aset sesuai dengan kondisi riil di lapangan.

“Kepala SKPD bertanggung jawab penuh atas pengamanan administrasi, fisik, maupun hukum terkait aset daerah,” kata Saidi.

Tak hanya itu, Saidi kembali menekankan pentingnya menindaklanjuti seluruh rekomendasi dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Hal ini mencakup aspek transparansi pengelolaan anggaran, proses pengadaan barang dan jasa, penanganan benturan kepentingan, pengendalian gratifikasi, hingga penerapan manajemen risiko di lingkungan pemerintah daerah.***