sbn-BATOLA, Kota Banjarmasin mencatat sejarah baru dalam ajang Musabaqah Tilawatil Qur’an Nasional (MTQN) Tingkat Provinsi Kalimantan Selatan.

PADA perhelatan edisi ke-37 tahun 2026 ini, kafilah dari Kota Seribu Sungai resmi keluar sebagai juara umum setelah mengumpulkan total 553 poin.


Penetapan peringkat tersebut diumumkan secara resmi pada malam penutupan yang digelar di Lapangan 5 Desember Marabahan, Kabupaten Barito Kuala, pada Kamis malam (25/6/2026).

Keberhasilan ini terasa sangat istimewa karena sekaligus menghentikan tren kemenangan Kabupaten Banjar yang selama tiga tahun berturut-turut mempertahankan posisi teratas.

Pada ajang kali ini, Kabupaten Banjar harus puas menduduki posisi kedua.

Sementara itu, tuan rumah penyelenggara, Kabupaten Barito Kuala, menempati peringkat ketiga.

Urutan selanjutnya diisi oleh Kabupaten Kotabaru, Balangan, Kota Banjarbaru, Hulu Sungai Utara, Tanah Laut, Tabalong, Hulu Sungai Selatan, Tanah Bumbu, Hulu Sungai Tengah, dan Kabupaten Tapin.

Mewakili Gubernur Kalsel, Sekretaris Daerah Provinsi H Muhammad Syarifuddin menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang terlibat.

“Selamat kepada seluruh pemenang. Semoga prestasi ini menjadi bekal untuk mengharumkan nama Kalimantan Selatan di kancah nasional”

“Kami juga mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Barito Kuala, LPTQ, dewan hakim, panitia, dan seluruh kafilah”

“Sampai jumpa di MTQN XXXVIII tahun 2027 yang akan diselenggarakan di Kabupaten Hulu Sungai Utara,” ucapnya.

Pencapaian Banjarmasin tahun ini menunjukkan peningkatan yang sangat tajam.

Pada edisi sebelumnya, MTQN XXXVI tahun 2025 yang berlangsung di Kabupaten Banjar, kafilah ini hanya menduduki posisi kedua dengan 225 poin, tertinggal 73 poin dari juara umum saat itu.

Di bawahnya saat itu adalah Kabupaten Tanah Bumbu dan Barito Kuala.

Wali Kota Banjarmasin H Muhammad Yamin HR mengungkapkan rasa syukur yang mendalam.

“Alhamdulillah, keberhasilan ini adalah buah dari kerja keras peserta, pembina, pendamping, dan pengurus LPTQ Kota Banjarmasin”

“Semoga prestasi ini tak hanya menjadi kebanggaan, tapi juga memotivasi seluruh warga untuk lebih mencintai, mempelajari, dan mengamalkan ajaran Al-Qur’an,” tegasnya.

Walikota menambahkan, pemerintah daerah akan terus memperkuat program pembinaan generasi Qurani, termasuk melalui dukungan anggaran yang lebih baik di masa mendatang.***
ahim sbn