sbn-MARABAHAN, Upaya menekan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Barito Kuala (Batola) mendapat dukungan signifikan dari dunia usaha.
BERSAMA Forkopimda Batola, perusahaan menyerahkan total 28 unit mesin pompa air portabel pada Kamis (27/8/2026) untuk memperkuat sarana pemadaman di lapangan.
Dukungan ini berasal dari Julong Group Kalsel (20 unit), PT BPP dan PT TAL (masing-masing 2 unit), PT ABS (2 unit), serta PT AW, PT ASA/ASIH, PT Tiga Daun K, dan PT Talenta (masing-masing 1 unit).
Bupati Batola juga menambahkan 1 unit pompa air, sementara PT ASA/ASIH turut menyumbang 30 dus air mineral untuk personel di lokasi.
Kapolres Batola AKBP Susilawati menyatakan penanganan karhutla dilakukan secara serius melalui sinergi lintas sektor.
Posko telah didirikan dan personel disiagakan, terutama di wilayah rawan seperti Jejangkit dan Marabahan.
Selain pencegahan melalui imbauan Polsek dan Bhabinkamtibmas, pihaknya juga melakukan penindakan, beberapa orang telah diperiksa terkait dugaan pembakaran lahan.
Julong Group Kalsel bahkan memberikan insentif Rp5 juta bagi warga yang berhasil mengamankan pelaku atau memberikan informasi yang membantu pengungkapan kasus.
Bupati Batola Bahrul Ilmi menekankan bahwa kolaborasi ini menjadi kunci untuk mempercepat penanganan titik api, mencegah kebakaran meluas, serta meminimalkan dampak kabut asap terhadap kesehatan dan aktivitas masyarakat di tengah musim kemarau.***


















