sbn- SIMPANG EMPAT, Kelompok Tani Sungkai Sejahtera, Desa Sungkai, Kecamatan Simpang Empat, merayakan keberhasilan panen raya padi varietas unggul Inpari 32, Senin (31/8/2026).

KEGIATAN syukuran sekaligus panen ini dihadiri langsung Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Banjar Warsita beserta jajaran, perwakilan Dinas Pertanian Provinsi Kalsel, BBPP Binuang, aparat keamanan, penyuluh pertanian, serta tokoh masyarakat setempat.


Dari lahan seluas 10 hektare yang ditanami padi Inpari 32 sejak April lalu, hasil ubinan menunjukkan angka yang sangat menggembirakan, rata-rata 3,7 kg per sampel 2,5×2,5 meter, setara dengan produktivitas 5 ton Gabah Kering Panen per hektare.

Capaian ini membuktikan keunggulan varietas yang adaptif dan tahan kekeringan.

Kepala Dinas Pertanian Banjar, Warsita, memuji kerja keras para petani dan penyuluh yang mampu mengawal musim tanam hingga panen dengan hasil optimal.

“Kami berharap Desa Sungkai menjadi contoh bagi desa-desa lain dalam menerapkan pertanian yang produktif sekaligus ramah lingkungan,” jelasnya.

Dalam kesempatan itu, Warsita kembali menegaskan larangan keras pembukaan lahan dengan cara membakar.

Dia mengingatkan dampak kabut asap sudah sangat terasa dan membahayakan kesehatan masyarakat, serta adanya sanksi tegas bagi pelanggar.

Kepala Bidang Tanaman Pangan dan Hortikultura, Nurul Chatimah, berpesan agar petani mulai memanfaatkan data prakiraan cuaca BMKG untuk menyusun jadwal tanam yang presisi.

“Dengan menyesuaikan waktu tanam dan memilih varietas berumur pendek, panen bisa lebih cepat dan terhindar dari risiko cuaca ekstrem,” jelasnya.

Ketua Kelompok Tani Merdeka, Helda, mengapresiasi dukungan pemerintah dan berharap bantuan benih, pupuk, serta pengairan terus berlanjut.

“Petani adalah ujung tombak ketahanan pangan daerah, sehingga pendampingan yang berkelanjutan sangat kami harapkan,” ungkapnya. ***